BolaSkor.com - Mantan penyerang timnas Prancis, Christophe Dugarry mendukung penuh Paul Pogba untuk bergabung dengan Real Madrid. Menurut mantan pemain Girondins Bordeaux, AC Milan, dan Barcelona itu, Pogba ideal untuk menjadi solusi di lini tengah Madrid.

Real Madrid memiliki enam gelandang dalam skuat terkini besutan Zinedine Zidane, yakni Federico Valverde, Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro, Isco, dan James Rodriguez. Namun di antara mereka hanya Valverde yang punya gaya main tidak jauh berbeda dari Pogba.

Valverde tipikal klasik gelandang Inggris box to box yang suka melakukan penetrasi dari lini kedua. Namun gelandang asal Uruguay itu tidak memiliki teknik bermain setinggi Pogba dari segi visi bermain dan operan bola akurat.

Ditambah usia Luka Modric yang akan berusia 35 tahun pada September mendatang, Madrid membutuhkan tambahan amunisi baru di lini tengah. Pogba menjadi incaran selain gelandang Ajax Amsterdam, Donny van de Beek.

Baca Juga:

Wayne Rooney Ingin Paul Pogba Mencontoh Frank Lampard

5 Produk Akademi Le Havre yang Namanya Populer di Eropa

Alasan Real Madrid Mundur dari Perburuan Paul Pogba

Paul Pogba

Pogba dan Zidane sudah saling mengirim kode musim panas lalu dengan saling menuturkan rasa kagum. Dugarry pun yakin pemain berusia 27 tahun itu bisa menjadi solusi bermain di lini tengah Madrid.

"Kita semua bisa melihat skuad Real Madrid sedikit kekurangan pemain (di tengah)," ucap Dugarry kepada RMC.

"Ini tim yang kesulitan maju, mematahkan garis pertahanan dan menyuruh orang masuk ke kotak (penalti) di belakang striker untuk mendapatkan umpan silang. Pogba bisa melakukan itu. Dia adalah pemain yang mencetak gol. Bagi saya, dia adalah pemain yang ideal untuk memberi Real Madrid apa yang kurang dari mereka."

Dugarry yakin Pogba bisa berkembang pesat di bawah arahan Zidane yang dulunya juga berposisi sebagai gelandang. Terlebih musim ini Pogba mengalami kesulitan di Manchester United karena cedera.

"Dia mengalami tahun yang sulit karena dia mengalami banyak cedera dan timnya belum tampil dengan baik, tetapi setiap kali dia bisa bermain, dia kembali ke level terbaiknya dengan cepat," imbuh Dugarry.

"Mengenal Zizou, jika dia jatuh cinta pada Pogba setahun yang lalu, tidak ada alasan yang akan berubah setahun yang lalu," pungkas dia.

Alternatif lainnya bagi Madrid jika tak mendapatkan Pogba dan Van de Beek adalah gelandang Stade Rennes, Eduardo Camavinga. Namun Camavinga berbeda dari Pogba dan Van de Beek karena tipikal bermainnya lebih bertahan seperti Casemiro.