BolaSkor.com - Kursi kepelatihan tunggal putri yang lowong sejak 2017 akhirnya terisi. PBSI menunjuk Rionny Mainaky sebagai pembimbing Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan.

Isu penunjukkan Rionny sebagai pelatih tunggal putri Indonesia sudah berhembus lama. Apalagi, pria asal Ternate itu tiba-tiba meninggalkan tim nasional Jepang pada awal 2019.

Dalam susunan kepelatihan, Rionny bakal didampingi Minarti Timur sebagai asisten pelatih. Selain itu juga ada nama Herli Djaenudin sebagai pelatih atlet pratama.

Baca Juga:

Jonatan dan Anthony Lolos ke Babak Kedua Swiss Open 2019

Belum Fit, Ahsan / Hendra Tetap Paksakan Tampil di Swiss Open 2019

“Sudah diputuskan Rionny Mainaky menjadi pelatih utama tunggal putri. Resminya mulai melatih tanggal 1 April. Tapi di akhir bulan Maret ini, Rionny sudah ada di Cipayung,” kata kepala bidang pembinaan prestasi PBSI, Susy Susanti,

Pengumuman Rionny sebagai pelatih tunggal putri terbilang cukup lama. Untuk hal ini, Susy memiliki penjelasan agar hubungan Indonesia dan Jepang tetap baik pasca perginya Rionny.

“Kami mau saling jaga. Dengan dia masih terikat kontrak dengan Jepang, kami tidak mau mengganggu. Kami ada kode etik juga. Kami tidak mau kontrak Rionny dengan Jepang kemarin, terganggu di tengah jalan. Kami dari PBSI dan Rionny juga sepakat hubungan kami dengan Jepang ke depannya akan tetap baik,” ucap Susy.

Secara pengalaman, Rionny dianggap paling cocok sebagai pelatih tunggal putri PBSI. Sebelumnya, PBSI sudah menyeleksi beberapa nama dan sepakat untuk memilih Rionny sebagai nakhoda Fitriani dan kawan-kawan.*