BolaSkor.com- Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, menyebut sektor tunggal Indonesia harus bekerja keras pada Asian Games 2018. Prestasi yang melempem pada beberapa kejuaraan membuat pebulu tangkis tunggal tanah air kerap dipandang sebelah mata.

PBSI bahkan hanya menargetkan medali emas dari ganda putra dan campuran. Dua sektor itu minimal harus mempersembahkan sekeping medali untuk Indonesia.

Selain dua sektor tersebut, PBSI menaruh harapan kepada ganda putri. Adapun baik tunggal putra dan putri masih jauh dari harapan.

"Sektor tunggal memang harus benar-benar kerja keras. Khusus tunggal putra, harus diperbaiki lagi stroke-nya, baik serangan, pertahanan, dan pola main," kata Susy dikutip dari situs resmi PBSI.

"Selain itu, fisik, kecepatan, dan kelincahan di lapangan, serta antisipasi untuk mengambil kendali permainan, juga harus diasah lagi," sambungnya.

Indonesia sebetulnya bisa berharap pada Gregoria Mariska Tunjung pada sektor tunggal putri. Namun, inkonsistensi membuat Gregoria tak mampu memaksimalkan kekuatan yang dimiliki.

"Sebetulnya, Gregoria bisa mengimbangi pemain-pemain elite. Tetapi, dia masih kurang sabar dan gampang 'membuang bola'. Gregoria harus lebih siap capek dan diperkuat kelincahan kakinya, agar konsistensi pukulannya lebih akurat," tutur Susy.

Cabang olahraga bulu tangkis bakal mulai dipertandingkan di Asian Games 2018 pada 19-22 Agustus di Istora Senayan untuk kategori beregu. Adapun untuk nomor individu bakal dimulai pada 23-28 Agustus.