BolaSkor.com - Momen buruk harus dijalani Ansu Fati saat Barcelona menjamu Espanyol dalam lanjutan LaLiga 2019-2020, Kamis (9/7) dini hari wib. Pemain berusia 17 tahun tersebut menerima kartu merah saat baru berada di lapangan selama lima menit.

Ansu Fati tampil sebagai cadangan dalam pertandingan tersebut. Ia baru dimainkan pada awal babak kedua menggantikan Nelson Semedo.

Ansu Fati dimasukkan untuk menambah daya dobrak Barcelona. Sepanjang babak pertama, Lionel Messi dan kawan-kawan memang kesulitan membongkar pertahanan Espanyol.

Baca Juga:

Ansu Fati dan Potensi Pemecahan Rekor Gol Spanyol U-17

Bukan Real Madrid, Quique Setien Takut dengan Penampilan Barcelona

Ansu Fati, yang Muda yang Kartu Merah

pelanggaran Ansu Fati yang berbuah kartu merah

Sayang petaka datang pada menit ke-50. Ansu Fati dikartu merah langsung karena dianggap melakukan gerakan membahayakan dalam sebuah duel perebutan bola.

Ansu Fati mengangkat kaki terlalu tinggi saat ingin mengontrol bola di udara. Namun gerakan tersebut mengenai tulang kering pemain Espanyol, Fernando Calero.

Wasit memberikan hukuman tersebut dengan bantuan VAR. Itu merupakan kartu merah perdana sepanjang karier profesional Ansu Fati.

Pelatih Barcelona, Quique Setien tak menyalahkan Ansu Fati terkait kartu merah tersebut. Ia menilai sang pemain tak bermaksud untuk mencederai Calero.

"Ketika dia bergerak untuk memenangkan bola, saya melihatnya mencoba untuk melipat kaki kembali sehingga tidak akan ada kontak. Namun keputusan sudah dibuat," kata Setien dilansir dari Goal.

"Dia sangat rendah hati setelah itu. Dia datang untuk berbicara dengan saya yang terlihat sangat buruk karena apa yang terjadi."

Keluarnya Ansu Fati tentu menyulitkan Barcelona untuk meraih kemenangan. Beruntung Espanyol juga harus bermain dengan sepuluh pemain usai Pol Lozano juga dikartu merah langsung tiga menit berselang.

Barcelona akhirnya berhasil memenangi pertandingan lewat gol Luis Suarez pada menit ke-56. Blaugrana untuk sementara memangkas jarak dengan Real Madrid menjadi tinggal satu poin.