BolaSkor.com - Pelatih Timnas China U-16, Antonio Vicente, yakin sudah memiliki pemahaman tentang lawan di Grup D, termasuk Indonesia jelang bergulirnya Piala Asia U-16 pada akhir November. Baginya waktu sekitar empat bulan sudah cukup untuk mencari tahu, mempelajari, sekaligus menyiapkan strategi yang tepat.

Pelatih asal Spanyol itu sebetulnya enggan terlalu mengomentari lawan-lawan yang akan dihadapi. Selain Timnas Indonesia U-16, Jepang dan Arab Saudi akan menjadi tantangan.

"Ketiga lawan punya gaya yang berbeda. Tapi kami masih memiliki waktu yang lama untuk mempersiapkan diri. Kami sudah memulai pelatihan khusus menghadapi ketiga lawan tersebut. Ketika kami sudah berada Bahrain (negara penyelenggara), kami sudah punya pemahaman yang baik tentang tiga lawan kami," jelasnya dalam wawancara dengan Sina.

Baca Juga:

Ungkapan Bek Bali United Kadek Arel Priyatna Setelah Sepekan Gabung TC Timnas U-16

Timnas Indonesia U-16 Latihan secara Normal Mulai 15 Juli

Dari tiga lawan tersebut, Indonesia pernah dihadapi di Kualifikasi Piala Asia U-16 pada September 2019. China bermain imbang 0-0 dengan Garuda Muda asuhan Bima Sakti.

"Yang lebih penting adalah diri kita sendiri. Kami harus sepenuhnya siap ketika tiba di Bahrain," jelas Antonio Vicente.

Timnas China U-16 sudah mempersiapkan diri lagi sejak 27 Juni di Weifang. Uji coba digelar di mana terakhir melawan Luneng U-17.

Persiapan Timnas China U-16 juga diisi kelas mempelajari taktik lewat video. Permainan klub liga top Eropa, termasuk pemain ternama menjadi yang didiskusikan.

Antonio Vicente menyebut kelas untuk mempelajari taktik dari video penting. "Pelajaran taktik video juga pelatihan," jelasnya dikutip dari Soha.

"Kelas analisis taktik video adalah fitur di tim kami dan bagian penting dari taktik. Anggota tim harus melihat layar dan kemudian memutuskan bagaimana melakukan dari persepektif individu dan tim. Semua harus menonton. Demikian pula, kita juga akan menonton video lawan, melihat apa yang dilakukan dan bagaimana lawan merespons," ujarnya.