BolaSkor.com - Pertandingan Arema FC kontra Persib Bandung, pada laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4) malam WIB, terhenti pada masa injury time. Laga yang memasuki menit ke-90+2 dihentikan karena adanya kerusuhan suporter.

Beberapa oknum Aremania merangsek masuk ke dalam lapangan. Hal itu terjadi lantaran sikap kekecewaan karena Arema FC gagal memenangi laga, sehingga belum pernah menang dalam empat laga di Liga 1 2018. Tak hanya itu, kekecewaan muncul akibat keputusan wasit yang dinilai merugikan Arema FC.

Akibat insiden tersebut, pelatih Persib, Mario Gomez, menerima luka di kepalanya. Entah belum diketahui penyebab luka tersebut, namun disinyalir akibat lemparan benda tumpul dari oknum suporter.

Menanggapi hal tersebut, Mario Gomez, mengatakan sebetulnya Persib yang dirugikan atas keputusan wasit. Mengingat, menurut Mario Gomez, ada insiden di mana Jonathan Bauman dijatuhkan di kotak penalti, namun wasit tak memberikan hadiah tendanan 12 pas.

"Saya kira kita mendapatkan penalti saat Jonathan (Bauman) dijatuhkan. Mungkin kita bisa menang 3-1. Tapi, hasil akhirnya adalah imbang. Sebab, gl terakhir Arema itu berawal dari kurangnya pengalaman dari beberapa pemain kita," kata Mario Gomez.

Di sisi lain, Mario Gomez tidak menyukai dengan adanya kerusuhan dari oknum Aremania. "Ini adalah sepak bola. Tapi, saya tidak menyukai ini (kerusuhan). Kita lihat apa yang diberikan Komisi Disiplin (PSSI)," ucapnya.

Seperti diketahui, Arema FC hanya mampu bermain imbang kontra Persib Bandung dengan skor 2-2, pada laga pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4) malam WIB.

Arema FC unggul terlebih dahulu melalui Thiago Furtuoso pada menit ke-19. Persib akhirnya menyamakan kedudukan melalui Ezechiel N'Douassel pada menit ke-20.

Persib kemudian unggul melalui gol kedua Ezechiel N'Douassel pada menit ke-78. Arema FC akhirnya menyamakan kedudukan melalui Balsa Bozovic pada menit ke-87. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)