BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memiliki keyakinan yang tinggi bahwa Liga 1 2020 tidak akan dilanjutkan pada Juli. Sebaliknya akan digelar Agustus.

Menurutnya, itu adalah alasan yang logis bagi PSSI untuk kembali memulai Liga. Terlebih saat ini pandemi Virus Corona (COVID-19) belum benar-benar berakhir.

"Karena kami harus menunggu fasilitas bisa digunakan kembali, seperti tempat latihan dan pemain juga harus melakukan perjalanan dari luar negeri," kata Robert..

"Penjalanan domestik juga masih harus berjalan lagi. Jadi saya sangat positif semua bisa akan berlatih lagi pada Juni dan memulai lagi kompetisi Agustus," tambahnya.

Robert mengatakan gelaran Liga pada Agustus ini merupakan waktu yang tepat. Sebab akan menyesuaikan dengan jadwal pada kalender FIFA lantaran akan berakhir pada April atau Mei tahun 2021.

Baca Juga:

Gelandang Persib Beckham Putra Tak Masalah Liga Disetop dan Turnamen Digelar

Robert Alberts Klaim Kondisi Fisik Pemain Persib Bagus meski 2 Bulan Tanpa Latihan Bersama dan Pertandingan

"Dan itu bisa membantu pemain timnas berada di puncak permainan dan juga Timnas Indonesia U-19 yang akan bermain di Piala Dunia 2021 nanti," ujarnya.

"Selain itu Piala Indonesia bisa diimplementasikan. Selain agar tim kami juga bisa melakukan persiapan lebih baik untuk tampil di kompetisi Asia. Jadi saya melihat positif ke depan bahwa kompetisi akan dimulai lagi pada Agustus dan selesai tahun depan pada April atau Mei," jelasnya.

Meski demikian, Robert memahami bahwa keputusan PSSI tergantung dari Pemerintah Republik Indonesia. Terutama soal status masa darurat COVID-19.

"Jadi kalian harus mengikuti arahan yang dibuat oleh Kementrian Kesehatan seperti bagaimana memperhatikan kebersihan, tidak berada di tempat yang ramai, dan seperti hasil penelitian bahwa risiko transmisi virus jauh lebih kecil pada kegiatan outdoor ketimbang kegiatan indoor atau sesi diskusi tatap muka," katanya.

"Jadi kami melihat ke depan soal 'new normal' dan olahraga kembali diizinkan digelar, sepak bola di beberapa negara menjadi olahraga yang pertama dimainkan lagi meskipun tanpa penonton karena masih sangat berisiko menularkan virus," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)