BolaSkor.com - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo turut bersuara terkait wacana kelanjutan Liga 1 tanpa degradasi. Kebijakan yang bertolak belakang dengan regulasi kompetisi yang menghukum 3 tim terbawah klasemen untuk turun kasta dan konsisten berjalan sejak 2017 lalu.

Sebelumnya, PSSI berkeinginan menghapus slot degradasi di Liga 1 dan hanya memberi 2 tiket promosi untuk tim Liga 2. Sehingga, kompetisi kasta tertinggi tanah air akan diikuti 20 tim pada musim 2021 nanti.

"Walau pun Liga 1 tanpa degradasi, tetap akan sangat riskan bagi pelatih. Karena apa? Kembali lagi, soal tuntutan target tim dari pengurus maupun suporter," tutur Joko Susilo.

Baca Juga:

Regulasi Pemain U-20 di Mata Pelatih Persik Kediri Joko Susilo

PT LIB: Format Liga 1 Dilanjutkan dari Pekan Keempat

Oleh karena itu, ia memastikan tim asuhannya tetap bertarung dengan motivasi tinggi. Dihapusnya slot degradasi, bukan berarti membuat tim Macan Putih bertarung seadanya dalam setiap pertandingan kompetisi nantinya.

"Tetap sangat kompetitif menurut saya. Karena dengan regulasi-regulasi itu, akan tetap menarik," ungkap pelatih kelahiran Cepu Jawa Tengah, yang memegang lisensi AFC Pro tersebut.

"Apalagi, iklim kompetisi di Indonesia sangat berbeda. Kompetisi di sini seperti hidup dan mati, baik bagi pelatih maupun pemain," imbuhnya.

Joko Susilo sendiri mengusung target cukup prestisius sejak menerima pekerjaan sebagai Pelatih Persik Kediri. Ia diharapkan dapat mempertahankan eksistensi klub Juara Liga Indonesia tahun 2003 dan 2006 itu di Liga 1, bahkan bisa menembus jajaran 10 besar pada klasemen akhir. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)