BolaSkor.com - Pelatih tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, mengungkap metode latihan yang dilakukan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sebelum Asian Games 2018. Kedua pebulu tangkis tersebut digembleng selama lima jam setiap hari di Cipayung.

Jonatan dan Anthony membuat kejutan pada Asian Games 2018. Keduanya melampaui target yang diberikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sebelumnya tunggal putra tak diberikan target merebut medali. Namun, Jonatan justru menyabet medali emas, sementara Anthony meraih perunggu.

"Latihan seperti biasa di pelatnas, latihan teknik dan ada peningkatan latihan fisik. Di pelatnas sudah latihan main dengan durasi di atas 85 menit," kata Hendry.

"Kalau durasi latihan secara umum sekitar empat sampai lima jam sehari. Pagi tiga jam, sore dua jam. Kalau dibilang terlalu sebentar, buat kami yang penting itu kualitas. Percuma kalau lama tapi tidak ada kualitasnya," sambungnya.

Hendy juga membeberkan kelemahan Anthony dan Jonatan sebelum Asian Games 2018. Menurut Hendry, Anthony dan Jonatan terlalu sering terburu-buru sehingga justru kehilangan poin krusial.

"Yang paling berat itu mempersiapkan pikiran mereka. Jonatan dan Anthony kalau mengembalikan bola dan mati itu bukan karena tekniknya jelek, tetapi pikirannya. Mau cepat menang, kurang sabar, kurang teliti, itu terus berpacu di alam pikiran mereka," kata Hendry. (Laporan Langsung Reporter Tri Wahyu Andhika Putra)

Baca berita selengkapnya soal sisi menarik Asian Games 2018 lainnya di Side.id