BolaSkor.com - Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, kembali mengingatkan para pemainnya, terkait tingginya emosi dalam melakoni pertandingan. Peringatan itu dilontarkannya, setelah skuat Arema FC mencatat rekor perolehan kartu tertinggi di Liga 1 2020.

Tim asuhan Mario Gomez saat ini memegang rekor itu, dengan mencatat total 13 kartu, yaitu 12 kartu kuning dan 1 kartu merah. Sehingga, tidak salah jika publik sepak bola nasional kini melihat Arema FC sebagai tim dengan permainan keras.

"Ya, itu juga menjadi bahan evaluasi kami. Bahwa pemain seharusnya bisa mengontrol emosi lebih baik di pertandingan selanjutnya," ujar Charis Yulianto.

Baca Juga:

Arema FC Pastikan Posisi Mario Gomez Tetap Aman

Seluruh Pemain PSIS Semarang Akan Tes Virus Corona Setelah Liburan

Oleh karena itu, Charis mengingatkan Hendro Siswanto dkk untuk kembali menata tingkat emosinya. Apalagi, efek dari ganjaran kartu jelas sangat merugikan, lantaran seorang pemain harus absen hingga berpengaruh pada skema permainan tim dalam pertandingan.

"Sebenarnya, kami tidak melarang pemain untuk bermain keras. Tetapi harus sesuai dengan koridor sepak bola," imbuh bek legendaris Arema di era Liga Indonesia sekaligus Timnas Indonesia tersebut.

Jonatan Bauman akan menjadi pemain pertama yang menjalani sanksi atas kartu merah dalam kekalahan 0-2 di kandang PSIS Semarang, Sabtu (14/03) lalu. Striker Argentina itu dipastikan absen membela tim Singo Edan, saat kembali melanjutkan kompetisi Liga 1 dengan menjamu Borneo FC di Stadion Kanjuruhan Malang, pada (03/04) nanti. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)

Catatan kartu pemain Arema FC:

1 kartu merah : Jonatan Bauman
3 kartu kuning : Jonatan Bauman
2 kartu kuning : Syaiful Indra Cahya
1 kartu kuning : Ridwan Tawainela, Bagas Adi Nugroho, Kushedya Hari Yudo, Hendro Siswanto, Oh In-kyun, Feby Eka Putra, Matias Malvino