BolaSkor.com - Los Angeles (LA) Galaxy secara resmi memecat salah satu penggawanya, Aleksandar Katai. Pemain berkebangsaan Serbia itu kehilangan pekerjaan karena ulah sang istri, Tea Katai yang berlaku rasis.

"LA Galaxy telah sepakat untuk berpisah dengan gelandang, Aleksandar Katai," bunyi pernyataan resmi LA Galaxy yang sangat singkat.

Isu rasisme memang tengah memanas di Amerika Serikat seiring kematian George Floyd. Pria berkulit hitam tersebut tewas secara tragis karena ulah oknum polisi bernama Derek Chauvin.

Baca Juga:

Aksi Berlutut Klub Premier League untuk George Floyd

Aksi Solidaritas Pesepak Bola Dunia untuk George Floyd

Banyak Pemain Lakukan Selebrasi untuk George Floyd, FIFA Berikan Respons

Insiden tersebut memicu aksi protes besar-besaran yang dilakukan warga Amerika Serikat di berbagai negara bagian. Warga melakukan unjuk rasa yang mayoritas berujung kerusuhan.

Hal ini kemudian ditanggapi Tea melalui akun Instagram pribadinya. Yang mengejutkan, ia justru mengejek aksi masyarakat yang menuntut keadilan tersebut.

Salah satu buktinya terlihat dari unggahan Instastory-nya pada Selasa (2/6) waktu setempat. Tea mengunggah foto mobil polisi yang ingin membubarkan para pengunjuk rasa dengan caption 'bunuh mereka' dalam bahasa Serbia.

Tea juga mengunggah foto seorang wanita berkulit hitam sedang membawa kardus sepatu Nike. Ia menulis caption 'Black Nikes Matter' yang merupakan semacam ejekan dari kampanye anti rasisme bertajuk 'Black Lives Matter'.

Caption

Tak butuh waktu lama, ulah Tea itu langsung menjadi viral dan memicu amarah suporter LA Galaxy. Mereka pun menuntut manajemen klub untuk segera memecat Katai.

Katai secara dewasa meminta maaf atas perilaku buruk istrinya. Ia pasang badan dan siap bertanggung jawab.

Namun hal itu tak dapat menolongnya. Katai tetap harus berpisah dengan klub yang baru diperkuatnya sejak awal tahun 2020.