BolaSkor.com - Manchester United akan tampil beda di bawah asuhan Erik ten Hag. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan kini dilarang tampil manja dan ogah-ogahan.

Manchester United menjalani mimpi buruk sepanjang musim lalu. Berbagai masalah mengiringi perjalanan tim yang ditangani Ole Gunnar Solskjaer lalu dilanjutkan Ralf Rangnick.

Manchester United yang sempat digadang-gadang sebagai calon juara justru terpuruk. Mereka pada akhirnya gagal meraih trofi dan finis di peringkat keenam klasemen akhir Premier League 2021-2022.

Perilaku dan mentalitas pemain yang buruk dianggap sebagai penyebab utama buruknya performa Manchester United. Solskjaer dan Rangnick tak mampu menguasai ruang ganti.

Baca Juga:

Calon Rekrutan Baru Manchester United Tidak Sesuai Harapan Fans

Legenda Man United Masih Kecewa Antonio Conte Urung Latih Red Devils

Antony Respons Minat Manchester United

Satu hal yang paling disorot publik adalah sikap pemain saat bertanding. Banyak dari mereka yang egois dan tidak bermain sebagai tim.

Hal ini nyatanya disadari oleh asisten Ten Hag, Steven McClaren. Pria yang juga pernah menjadi tangan kanan Sir Alex Ferguson tersebut berniat mengubahnya.

"Banyak sekarang reaksi pemain dengan bahasa tubuh mengangkat tangan. Padahal mereka harusnya bereaksi untuk mendapatkan bola itu kembali, memenangkan bola itu kembali dan bereaksi cepat dalam situasi apa pun," kata McClaren dilansir dari Daily Mail.

"Ini adalah hal-hal yang perlu kita lakukan untuk membuat kita semua perlu terhubung satu sama lain. Anda harus siap untuk berlatih, bermain, dan memberi dampak saat berperan sebagai pemain pengganti."

McClaren boleh saja punya rencana yang matang untuk mengubah mentalitas pemain Manchester United. Namun pelaksanaannya tidak akan semudah yang dibayangkan.

Manchester United kini diperkuat sejumlah bintang dengan gaji tinggi. Ego mereka masing-masing pasti sangat tinggi.

Namun McClaren harusnya punya modal untuk membuat para pemain Manchester United tunduk. Ia bisa memakai cara yang dulu dilakukan Sir Alex Ferguson.

"Ketika saya pertama kali pergi ke Manchester United, hampir tidak ada aturan kecuali apa yang mereka lakukan. Mereka melakukan hal yang benar dan jika mereka tidak melakukan hal yang benar mereka menanggung akibatnya dan menerima konsekuensinya," tambahnya.

"Saya pikir jika Anda memiliki hal-hal yang tidak dapat dinegosiasikan, maka Anda tidak akan salah."