BolaSkor.com - Direksi dan manajemen PSS Sleman telah memutuskan besaran gaji yang diterima para pemain untuk bulan Maret hingga Juli. Keputusan yang diambil merujuk pada surat dari PSSI tentang penghentian kompetisi dengan status force majeure karena wabah virus corona (COVID-19).

"Kita putuskan untuk gaji bulan Maret dibayarkan full 100 persen. Sementara untuk tiga bulan setelahnya hanya 25 persen," kata Manajer PSS, Danilo Fernando kepada BolaSkor.com.

Keputusan tersebut mendapat tanggapan positif dari para pemain. Pembayaran gaji full bulan lalu memang masuk akal mengingat bulan lalu tim Super Elang Jawa masih beraktivitas, plus menjalani tiga laga.

Tiga pertandingan itu masing-masing melawan PSM Makassar, Tira Persikabo, serta Persib Bandung. Sementara pemotongan gaji pemain PSS mulai berlaku mulai April.

Baca Juga:

Persib Bandung Luncurkan Jersey dan Masker untuk Penggalangan Dana Lawan Virus Corona

Respons Manajemen Persita soal Rencana Kompetisi Khusus PSSI

"Bulan lalu memang ada aktivitas kompetisi sebanyak tiga pertandingan. Gaji itu akan dibayarkan pada 10 April. Teman-teman sudah sepakat ini jalan yang terbaik. dan sama-sama menerima," ungkap winger muda Irkham Zahrul Mila.

Hal senada juga dikatakan gelandang Jefri Kurniawan. Dia menilai besaran gaji yang sudah ditentukan manajemen memang sebuah keputusan terbaik.

"Saya kira itu keputusan yang bijak ya karena bulan Maret kan memang kita masih bertanding dan ada aktivitas. Kalau untuk bulan selanjutnya kami memaklumi karena tidak ada kegiatan," tegasnya.

Mantan pemain terbaik Piala Kemerdekaan 2015 berharap pandemi Covid-19 segera tuntas. Apalagi dirinya sudah rindu untuk kembali berkompetisi seperti sediakala. (Laporan Kontributor Muhammad Fadly/Yogyakarta)