BolaSkor.com - MLS (Major League Soccer) menjadi salah satu liga yang menjadi tujuan Gareth Bale, penyerang sayap Real Madrid. Bale mengagumi perkembangan di sana. Namun kans melihat Bale di Amerika Serikat tidak cukup banyak karena gajinya yang besar.

"Saya sangat menyukai liga (MLS) karena telah berkembang pesat selama bertahun-tahun terakhir. Standar menjadi jauh lebih baik, klub membaik, fasilitas dan stadion membaik," tutur Bale beberapa waktu lalu dikutip dari Goal.

"Ketika kami datang dan bermain di pramusim, pertandingan sulit ... Ini (MLS) liga yang terus meningkat dan masih terus meningkat. Semakin banyak pemain yang ingin datang ke Amerika sekarang. Saya jelas tertarik (bermain di MLS)," imbuh dia.

Baca Juga:

5 Bintang Eropa yang Dapat Direkrut Klub David Beckham, Inter Miami

Pandemi Virus Corona, Gareth Bale Berbagi Kisah Pengalaman Dikarantina di Spanyol

Real Madrid Pelopor, Barcelona dan Atletico Madrid Susul Tes Virus Corona

Gareth Bale

Bale (30 tahun) telah meraih segalanya selama tujuh tahun membela Real Madrid, termasuk empat titel Liga Champions. Tapi beberapa tahun terakhir hubungannya dengan fans memburuk dan Zinedine Zidane tak menjadikannya pilihan utama.

Pada musim panas 2019 Bale nyaris hengkang ke Chinese Super League. Tetapi dua faktor membuat transfer itu urung terjadi, yakni keterlibatan Florentino Perez (Presiden Madrid) yang tak mau ia pergi dengan murah, plus pembatasan gaji di China.

Gaji Bale per tahunnya di Madrid mencapai 15 juta euro dan nominal itu sudah jauh melebihi pembatasan gaji di China. Pun demikian di MLS yang dikagumi pemain asal Wales itu.

MLS sudah lama menerapkan aturan pembatasan gaji untuk tiga pemain di dalam skuat, khususnya pemain dari Eropa dan luar negeri. Maksimal pemain rata-rata menerima sebesar 590.000 dollar Amerika per tahunnya.

Gaji tertinggi saat ini di MLS dipegang oleh Javier Hernandez, penyerang LA (Los Angeles) Galaxy. Gaji Bale di Madrid empat kali lipat dari gaji tersebut dan jika dikonversi ke dollar AS menjadi 31 juta dollar.

Hal itu mengurangi kans Bale ke MLS. Menurut pakar sepak bola Juan Arango, Bale harus mau menerima pengurangin gaji dalam angka yang signifikan jika ingin bermain di MLS.

"Satu-satunya solusi adalah Gareth menerima penurunan gajinya karena tidak ada franchise yang dapat membayar gajinya di Madrid. Dia harus memikirkan cara-cara lain untuk menghasilkan pendapatan dari hak imej," tutur Arango dilansir dari Marca.

"Apakah dia akan rela kehilangan setengah dari gajinya di Madrid untuk datang ke Amerika? Saya ragu, tapi mungkin dia bisa menghargai sisi yang lebih manusiawi, seperti menyingkirkan tekanan dan memiliki kehidupan yang lebih damai di negara tempat tidak ada yang akan mengkritiknya karena bermain golf."