BolaSkor.com - Manajemen Barcelona mungkin kini sangat menyesali keputusan menjual Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG) pada 2017 silam. Hingga saat ini, El Barca masih belum bisa menemukan pengganti yang sepadan.

Barcelona memang mendapat keuntungan berlipat-lipat saat menjual Neymar dengan harga 222 juta euro yang merupakan rekor transfer termahal dunia hingga saat ini. Padahal mereka mendatangkannya dari Santos hanya dengan uang sebesar 54 juta euro saja.

Dengan hasil keuntungan tersebut, Barcelona awalnya percaya diri bisa mendapatkan pengganti Neymar dengan mudah. Sayang kenyataaan tak seindah harapan.

Dilansir Marca, Setidaknya ada tujuh pemain yang sudah didatangkan Barcelona untuk mengisi peran Neymar. Ironisnya, dana yang dikeluarkan mencapai 416 juta euro atau hampir dua kali lipat dari harga jual Neymar.

Baca Juga:

Dua Rekor dalam Target Lionel Messi Jelang Bergulirnya LaLiga 2019-20

Kabar Frenkie de Jong ke Juventus Hanya Isapan Jempol

Lionel Messi Siapkan Mental untuk Bertanding di Stadion Kosong

Ousmane Dembele

Ousmane Dembele menjadi nama pertama yang didatangkan Barcelona tak lama setelah Neymar resmi dijual ke PSG. Pemain berkebangsaan Prancis itu ditebus dengan harga 105 juta euro dari Borussia Dortmund.

Alih-alih menjadi trio andalan baru Barcelona bersama Lionel Messi dan Luis Sarez, Dembele lebih banyak menghabiskan waktu di ruang operasi. Serangkaian cedera membuat dirinya selama tiga musim ini baru tampil sebanyak 74 kali dengan torehan 19 gol dan 17 assist.

Selain Dembele, Barcelona juga memulangkan Gerard Deulofeu pada bursa transfer yang sama. Jebolan La Masia tersebut diboyong dari Everton dengan biaya transfer 12 juta euro.

Kariernya di Camp Nou berjalan lebih buruk ketimbang Dembele. Deulofeu gagal memenuhi ekspektasi sehingga dilepas ke Watford pada paruh musim.

Sebagai ganti Deulofeu, Barcelona membajak Philippe Coutinho dari Liverpool pada Januari 2018. Tak tanggung-tanggung, dana sebesar 120 juta euro harus dikeluarkan untuk mewujudkan transfer tersebut.

Philippe Coutinho

Sayangnya Coutinho juga gagal mengisi peran Neymar. Pelatih Barcelona saat itu, Ernesto Valverde, bahkan bingung menentukan posisi ideal pemain berkaki kidal ini.

Coutinho bahkan seperti sudah tidak punya masa depan di Barcelona. Musim ini Ia tengah dipinjamkan ke Bayern Munchen dan berencana dilepas permanen musim panas nanti.

Kombinasi pembelian Dembele dan Coutinho mencapai 225 juta euro. Jumlah tersebut sudah lebih besar dari nilai jual Neymar.

Setelah Coutinho tampil mengecewakan, Barcelona mendatangkan Malcom dari Bordeaux di musim panas 2018. Meski kurang terkenal, pemain asal Brasil itu ditebus dengan harga 41 juta euro.

Lagi-lagi keputusan ini menjadi blunder. Malcom hanya bertahan satu musim sebelum akhirnya dijual ke Zenit Saint Petersburg.

Strategi Barcelona untuk mencari pengganti Neymar sempat berubah setelah itu. Mereka memilih meminjam Kevin-Prince Boateng pada Januari 2019 ketimbang membeli pemain baru dengan harga mahal.

Namun strategi tersebut hanya bertahan enam bulan. Pada pertengahan tahun, Barcelona membeli Antoine Griezmann dengan biaya 120 juta euro.

Pemain berkebangsaan Prancis tersebut sebenarnya tampil cukup baik dengan torehan 14 gol sepanjang musim ini. Meski begitu, gaya permainan mantan penyerang Atletico Madrid itu dinilai tak sesuai dengan karakter Barcelona.

Terbukti Barcelona mendatangkan Martin Braithwaite dari Leganes pada Januari lalu karena krisisnya stok penyerang. Ia diboyong dengan harga cukup tinggi yaitu 18 juta euro.

Bersama tujuh pemain tersebut, Barcelona memang masih menguasai LaLiga. Namun mereka tak pernah lagi menjejaki laga final Liga Champions sejak kepergian Neymar.

Tak heran Barcelona bernafsu untuk memulangkan Neymar kembali sejak musim lalu. Langkah tersebut menunjukkan betapa frustrasinya mereka dalam usaha mencari penggantinya.