BolaSkor.com - Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, mengungkapkan rancangan Kemenpora agar industri olahraga tidak mati. Saat ini, Kemenpora mengedepankan kegiatan virtual.

Berbagai kegiatan olahraga praktis tidak berlangsung selama hampir satu tahun terakhir. Mulai dari Liga 1 sampai IBL yang rencananya berlangsung 15 Januari, mengalami penundaan.

Kondisi tersebut tentu tidak kondusif bagi industri olahraga di Indonesia. Bahkan, industri tersebut terancam mati karena tidak ada kegiatan.

Baca Juga:

Grand Design Keolahragaan Nasional, Kunci Lahirnya Juara Dunia

Menpora Beri Tanggapan soal Lanjutan Liga 1

Akan tetapi, ternyata Kemenpora memiliki cara mengatasinya. Mereka mengaku bakal melakukan kegiatan olahraga berbasis virtual atau fisik secara terbatas.

"Sebelum Haornas ada MoU Menpora dengan Menteri Perindustrian dan Bekraf dalam rangka Sport Tourism. Tak semata-mata MoU, itu ada dua kemungkinan, skenario pandemi dan normal," tutur Gatot saat dihubungi BolaSkor.com.

"Kami juga sudah bertemu dengan menteri baru. Poinnya, kami sama-sama menyusun road map apa yang harus dilakukan. Belum tahu kapan pandemi berakhir. Harapannya jangan sampai industri olahraga mati."

"Kalau suasana pandemi, kami dorong kegiatan yang virtual atau fisik tapi terbatas. Pemerintah menyiapkan konsep kalau sudah tidak pandemi seperti apa nanti, jadi bisa langsung melakukan sesuatu," imbuhnya.

Pada saat yang sama, Gatot mengatakan kalau Kemenpora mendukung kegiatan olahraga di Indonesia. Menurutnya, olahraga bisa menjadi sarana untuk menghidupkan suasana publik.