BolaSkor.com - Bupati Malang, M Sanusi, mengatakan pemerintah bakal menanggung biaya rumah sakit para korban Tragedi Kanjuruhan yang dirawat.

Sebelumnya, ratusan jiwa melayang meninggal dunia pasca pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya, pada laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam WIB.

Kejadian ini bermula usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya. Kekalahan ini membuat suporter Arema FC, Aremania turun ke lapangan.

Baca Juga:

Ketum PSSI: Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah Selama Sisa Kompetisi

Soal Tragedi Kanjuruhan, FIFA Melarang Penggunaan Gas Air Mata di Dalam Stadion

Ricuh pun tak bisa dihindarkan. Kepolisian melepaskan gas air mata untuk meredam kericuhan. Malang, ada korban meninggal dunia dan mengalami luka-luka. Ini akibat terinjak-injak dan sesak nafas.

Data per Minggu (2/10) Pukul 10.00 WIB dari Konferensi Pers Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diperoleh dari Sekretariat Negara (Setneg), sudah ada 129 orang meninggal dunia akibat tragedi tersebut.

Hampir 180 orang mengalami luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit. Setidaknya para korban tersebar di 8 rumah sakit.

"Kami mengerahkan seluruh ambulans untuk proses evakuasi dari Stadion Kanjuruhan. Untuk yang sehat dan dirawat, biaya semua yang menanggung Kabupaten Malang," kata Sanusi.