BolaSkor.com - Gelandang muda asal Inggris Jude Bellingham mencuri perhatian di Jerman. Borussia Dortmund menang 5-0 atas Duisburg di MSV-Arena pada Selasa (15/09) melalui gol yang dicetak Jadon Sancho (penalti), Thorgan Hazard, Gio Reyna, Marco Reus, dan Bellingham.

Masuknya nama Bellingham sebagai pencetak gol memecahkan rekor. Eks pemain Birmingham City jadi pemain termuda Dortmund yang mencetak gol dalam sejarah klub pada usia 17 tahun 77 hari, mengalahkan rekor Nuri Sahin pada November 2005.

Bellingham baru pindah dari Birmingham di musim panas ini namun ia tak butuh waktu lama beradaptasi dengan tim arahan Lucien Favre. Bellingham cepat belajar bersama kompatriotnya Jadon Sancho. Selain itu dia berada di lingkungan yang tepat.

Dortmund sudah terkenal sebagai klub pengembang bakat-bakat muda Eropa. Bellingham sudah tepat pindah ke sana dan ia mendapatkan pujian dari Hazard. Menurutnya Bellingham bermain dewasa pada usia yang bahkan belum genap berusia 20 tahun tersebut.

Baca Juga:

Jadon Sancho yang Muda, Pemberani, dan Pembuka Jalan Pemuda Inggris di Eropa

10.000 Suporter Bakal Sambangi Signal Iduna Park pada Laga Pembuka Bundesliga 2020-2021

Peran Jadon Sancho dalam Proses Adaptasi Jude Bellingham di Dortmund

Jude Bellingham

"Dia baru berusia 17 tahun, tapi dia bermain seperti seorang pria dewasa," tutur Thorgan Hazard memuji performa Jude Bellingham dikutip dari laman resmi Bundesliga.

"Dia ada di mana-mana di lapangan, bisa mencetak gol dan bertahan. Dia pemain yang sangat bagus untuk menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Dia bisa banyak membantu kami."

Begitu cepatnya adaptasi Bellingham mempertegas ucapan Lucien Favre beberapa waktu lalu. Favre menilai mudah bekerja sama dengan pemain bertalenta dan ingin belajar seperti Bellingham.

"Selama pramusim, saya harus mengenal Jude lebih baik," kata Favre kepada Swiss Telegraphic Agency beberapa waktu lalu. "Saya suka cara dia menangani bola, bagaimana dia mempertahankannya. Dia memberi kami sejumlah kemungkinan taktis dan memiliki kehadiran yang fantastis."

"Dia bisa bermain sebagai nomor enam atau nomor delapan, adalah pengumpan yang baik dan mencoba menempatkan dirinya dalam posisi mencetak gol. Dia memiliki keterampilan teknis dan perasaan akan ruang. Itulah mengapa mudah bagi saya untuk bekerja dengan bakat seperti itu."