BolaSkor.com - Jorge Lorenzo sempat digadang bakal membuat kejutan pada lomba putaran kedua MotoGP 2019 di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (01/04) dini hari WIB.

Maklum, pembalap Repsol Honda itu memulai lomba dari posisi 12. Artinya ia punya kans merangsek ke baris depan selepas start. Namun fakta yang terjadi sebaliknya.

Baca Juga:

Andrea Dovizioso: Mustahil Kalahkan Marc Marquez di MotoGP Argentina

Cructhlow: Jika yang Melakukan Marquez atau Rossi, Tidak akan Dapat Penalti

Lorenzo langsung mengalami masalah saat melakukan start. Ironisnya masalah tersebut muncul karena ulahnya sendiri. Dia mengakui menekan tombol pit-lane speed limiter (tombol yang digunakan saat masuk area pit).

Tentu saja akibatnya, motornya justru melambat saat melakukan start. Karena problem ini, ia sempat turun ke posisi buncit meski akhirnya bisa finis urutan 12.

Eks pembalap Ducati dan Yamaha ini pun mendeskripsikan sepak terjangnya di MotoGP Argentina bak mimpi buruk. "Ini sangat sulit dipercaya. Di Qatar, saya bermasalah dengan kopling dan di Argentina dengan pit limiter," kata Lorenzo.

"Sepertinya saya tidak sengaja menekannya. Yang saya ingat, saya menekan tombol prosedur start. Tapi RPM justru menurun dan saya tidak tahu apa yang terjadi," tambahnya.

Praktis awal karier Lorenzo bersama Honda tidak berjalan mulus. Dia baru mengumpulkan tujuh poin dari total dua lomba dan terpuruk di posisi 14 klasemen.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com