BolaSkor.com - Enam tahun berlalu sejak Sir Alex Ferguson pensiun sebagai manajer Manchester United dengan warisan besarnya di kancah sepak bola Inggris dan Eropa. Selama enam tahun itu, ironisnya, tidak ada perubahan signifikan dalam skuat berjuluk Setan Merah.

Man United tidak lagi bisa bersaing merebutkan titel Premier League yang terakhir diraih pada 2013 (titel ke-20). Selain itu, sekedar untuk bertarung merebutkan empat besar Premier League (zona Liga Champions) juga sulit dilakukan konsisten tiap musimnya.

Manajer telah silih berganti datang dari David Moyes, Ryan Giggs (caretaker), Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga kini dilatih Ole Gunnar Solskjaer. Tiga trofi yang diraih dalam kurun waktu tersebut adalah: Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa.

Musim ini menjadi musim terburuk United, baik dari segi nihilnya raihan trofi (selama dua musim beruntun) dan kegagalan menembus empat besar Premier League. Performa tim juga menurun drastis setelah sempat membaik di tengah musim.

Baca Juga:

Mantan Pemain Ungkap Sisi Positif Kegagalan Manchester United Berlaga di Liga Champions

Tagar #UnfollowManUnited Membahana di kala Liverpool Lolos Dramatis ke Final Liga Champions

Latih Man United, Solskjaer Baru Menyadari Kenyataan Tidak seperti Football Manager

Manchester United

Neil Warnock, manajer Cardiff City, tim yang akan menjadi lawan terakhir Setan Merah di pekan 38 Premier League di Old Trafford, Minggu (12/5) pukul 21.00 WIB, tidak melihat ada perubahan signifikan dari era Moyes hingga Solskjaer.

Enam tahun berlalu, pemain-pemain silih berganti keluar masuk Old Trafford seperti: Angel Di Maria, Radamel Falcao, Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Bastian Schweinsteiger, Romelu Lukaku, dll, dengan dana keluar - kurang lebihnya - 400 juta poundsterling, United masih 'jalan di tempat'.

"Dia (Solskjaer) tidak seperti saya dengan fakta dia memiliki pemain-pemain top berkualitas dan dia bisa membeli pemain-pemain berkualitas. Jadi ini sedikit berbeda," tutur Warnock, dilansir dari Sky Sports.

"Dia akan dinilai dengan rekrutan yang dibuatnya dan seberapa banyak uang yang mereka habiskan karena mereka telah menghabiskan banyak uang. Saya mendengarkan David Moyes akhir pekan lalu di beberapa tahapan. Apakah mereka lebih baik dari era Moyes? Dan mereka telah menghabiskan 400 juta poundsterling setelahnya."

"Anda harus memiliki struktur saat Anda mencoba dan mendatangkan pemain-pemain terbaik yang tersedia untuk pekerjaan Anda agar dapat membawa klub lebih baik ke depannya," lanjutnya.

Warnock, 70 tahun, juga memprediksi fans tidak akan melihat Man United bersaing dalam waktu dekat melawan dua tim teratas Premier League, Manchester City dan Liverpool, dalam duel perebutan titel Premier League.

"Itu sepertinya telah berakhir beberapa tahun terakhir. Saya tidak yakin seberapa banyak yang sudah dibicarakan di beberapa rekrutan. Mungkin dibutuhkan - orang mengatakan dua-tiga bursa transfer - saya pikir bisa 10 tahun," tambah Warnock.

"Saya tak bisa melihat mereka mengejar dua klub top selama empat-lima tahun. Tapi saya pikir mereka akan melakukannya," urainya.