BolaSport.com - Nama Perseru Badak Lampung FC saat ini memang menjadi sorotan, pasalnya tim ini akan bermain di Liga 1 2019. Namun bagaimana bisa tim ini bermain di Liga 1, berikut penjelasan Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha.

Ratu Tisha menjelaskan, kalau ia tidak melihat nama klubnya. Tapi disini mereka harus melihat merger antar PT yang bersangkutan. Jadi, mereka bisa saja menggunakan nama tersebu asalkan sudah disahkan pada saat kongres.

"Kami tidak lihat nama klubnya, kami lihat merger antar PT-nya. Kemudian PT tersebut harus punya aset yang bernama klub, nah klubnya didaftarkan yang mana ke PSSI. Tapi secara administrasinya, itu harus disahkan di kongres," kata Ratu Tisha.

Baca Juga:

PT LIB Tak akan Gunakan VAR pada Liga 1 2019

Badak Lampung FC Masih Sabar Menunggu Kondisi Terbaik Torres

Tidak hanya itu saja, Ratu Tisha juga mengatakan Perseru Badak Lampung FC ini bisa main berdasarkan klausal pembelian saham. Artinya jika Perseru sudah diakuisisi, maka pemilik barunya bisa memakai dan mendaftarkan klub tersebut ke PSSI dan pengelola PSSI.

"Dokumen perubahan-perubahan akta, nama, domisili, kronologi, dan lainnya telah diserahkan dan kami harus melakukan verifikasi terlebih dahulu. Itu silahkan lakukan sesuai hukum yang ada dan kami pasti dukung untuk kemajuan industri sepakbola Tanah Air, namun untuk status keanggotaan harus melalui kongres," jelas Tisha.

Namun untuk saat ini, Ratu Tisha menegaskan kalau sampai dengan saat ini, nama yang masih terdaftar ialah Perseru Serui. Nantinya untuk pengesahan nama baru tersebut, akan dilakukan pada saat Kongres PSSI awal tahun.