BolaSkor.com - Kiper timnas Belgia, Thibaut Courtois menjadi sorotan atas ucapannya baru-baru ini kepada wartawan pada ajang UEFA Nations League. Secara terang-terangan ia mengkritik UEFA mata duitan.

UEFA selaku Federasi Sepak Bola Eropa dikritik mementingkan uang daripada kesehatan pemain oleh Courtois. Penjaga gawang Real Madrid itu menuturkannya pada perebutan tempat ketiga UEFA Nations League.

Belgia kalah 2-3 dari Prancis di semifinal Nations League, lalu kalah 1-2 dari Italia di perebutan tempat ketiga. Perebutan tempat ketiga itulah yang dinilai Courtois tak berguna, tidak memiliki esensi selain duel dua negara besar.

"Pertandingan ini (perebutan tempat ketiga) hanya permainan uang, kami harus jujur tentang itu," kata Courtois kepada Sky Sports. "Kami hanya memainkannya karena bagi UEFA itu adalah uang ekstra dan ini adalah permainan ekstra di TV."

Baca Juga:

Deretan Fakta Menarik di Balik Kesuksesan Prancis Juara Nations League

Generasi Emas Belgia, Tak Sanggup Bersaing dan Persembahkan Trofi

Rahasia Comeback Prancis di Semifinal dan Final UEFA Nations League

Thibaut Courtois

"Oke, bagi kami ini adalah pertandingan yang bagus karena melawan Italia dan untuk Italia ini adalah pertandingan yang bagus karena melawan Belgia, tetapi lihat seberapa banyak kedua tim mengubah pemain mereka - jika kami berdua berada di final, akan ada pemain lain yang bermain."

Komentar Courtois juga didukung fakta dua kompatriotnya Eden Hazard dan Romelu Lukaku absen karena cedera. Kondisi keduanya menahbiskan ucapan kiper berusia 29 tahun akan padatnya jadwal laga.

“Ini hanya menunjukkan bahwa kami bermain terlalu banyak. Tahun depan kami memiliki Piala Dunia pada bulan November, kami mungkin harus bermain sampai tahap akhir Juni lagi. Kami akan cedera dan tidak ada yang peduli dengan para pemain lagi," cetus Courtois.

“Setelah musim yang panjang, kami harus memainkan empat pertandingan di Nations League lagi, kami akan memiliki liburan dua minggu dan itu tidak cukup bagi para pemain untuk dapat terus bermain 12 bulan di level tertinggi."

"Jika kami tidak pernah mengatakan apa-apa, itu akan selalu sama. Mereka (UEFA) bisa marah tentang tim lain yang membuat Liga Super tetapi mereka tidak peduli dengan para pemain, mereka hanya peduli dengan kantong mereka."

Pandit sepak bola, Jamie Carragher mengapresiasi Courtois dengan ucapannya tersebut. "Wawancara hebat Courtois, segalanya yang dikatakannya benar, khususnya untuk tempat ketiga play-off turnamen, buang-buang waktu."

UEFA seakan menjawab pertanyaan Courtois dan pernah berkata kepada BBC Sport, bahwa pemasukan dari Nations League tidak masuk ke kantong UEFA.

"Nations League tidak menambah jumlah keseluruhan pertandingan yang dimainkan oleh tim nasional. Ini dimainkan pada tanggal kalender pertandingan internasional."

“Perkenalannya dimaksudkan untuk mendukung sepak bola tim nasional dengan pertandingan yang bermakna, seimbang dan menarik di semua level, yang sebenarnya terjadi karena semua tim memiliki tujuan yang ingin dicapai dalam kompetisi."

"UEFA tidak menyimpan pendapatan apapun dari Nations League, yang sepenuhnya didistribusikan kembali ke asosiasi nasionalnya. Pendapatan ini mendanai organisasi dan promosi sepak bola di seluruh Eropa."