BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai lebih sulit memenangi Premier League ketimbang Liga Champions. Sang manajer menganggap, sebuah tim harus memiliki konsistensi jika ingin merajai Premier League.

Manchester City harus mengubur mimpinya menjuarai Liga Champions 2017-2018 setelah disisihkan Liverpool pada babak perempat final. Kevin De Bruyne dan kawan-kawan kalah agregat 5-1 dari The Reds.

Sementara itu, jika menilik kiprah The Citizens di kompetisi domestik, mereka masih nyaman di puncak klasemen dengan mengumpulkan 87 poin. Dengan lima pertandingan tersisa, Man City membutuhkan satu kemenangan lagi atau Manchester United kalah ketika bersua West Bromwich Albion untuk menyegel gelar.

Meski begitu, tidak sedikit kalangan yang tetap menyayangkan langkah Man City di Liga Champions harus terhenti. Apalagi, The Citizens telah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk membawa Si Kuping Besar ke Etihad Stadium.

Namun, Guardiola menutup telinga ketika pendapat tersebut berseliweran. Menurut eks pelatih Barcelona itu, Premier League jauh lebih sulit daripada Liga Champions.

"Jika kami sekarang memiliki 87 poin dengan lima pertandingan tersisa, itu karena permainan kami yang luar biasa. Pada saat yang bersamaan tak sedikit orang yang menyatakan kami mengalami kegagalan besar pekan kemarin," terang Guardiola seperti disadur dari Soccerway.

"Liga Champions adalah tujuh pertandingan. Anda dapat memenangi Liga Champions, namun Premier League memiliki pertandingan setiap tiga hari. Saya meminta maaf, namun yang lebih pengting adalah apa yang orang-orang lakukan sepanjang musim," lanjut sang manajer.

Hingga saat ini, Pep Guardiola belum mampu merengkuh piala Liga Champions selain bersama Barcelona. Ketika menukangi Bayern Munchen, manajer 47 tahun tersebut menemui jalan buntu.