BolaSkor.com - Performa Lautaro Martinez menurun drastis sejak Serie A Bergulir kembali di masa pandemi. Inter Milan menduga hal ini karena sang penyerang terpengaruh dengan rumor ketertarikan Barcelona.

Lautaro mencetak 16 gol sebelum kompetisi ditangguhkan pada Maret silam karena pandemi virus corona. Saat Serie A bergulir kembali, penyerang berkebangsaan Argentina tersebut baru satu kali menjebol gawang lawan dari enam pertandingan.

Pemain berusia 22 tahun itu kian berada dalam tekanan usai gagal mengeksekusi penalti pada laga kontra Bologna. Kegagalan tersebut menjadi salah satu penyebab Inter menelan kekalahan.

CEO Inter, Beppe Marrota meminta Lautaro melupakan rumor transfer terkait dirinya. Ia harus kembali fokus terhadap penampilan di lapangan.

Baca Juga:

Inter Milan Ingin Bajak Franck Kessie dari AC Milan

Inter Kalah dari Bologna, Romelu Lukaku Ukir Rekor Fantastis

Zinedine Zidane Jadi Alasan Achraf Hakimi Pergi dari Real Madrid ke Inter Milan

"Ada dua faktor untuk dipertimbangkan: faktor kompetitif dan satunya lagi berkaitan dengan bursa transfer, yang berjalan bersamaan," kata Marotta kepada Sky Sport Italia.

Nama Lautaro memang kerap dikait-kaitkan dengan Barcelona. Blaugrana memang mencari penyerang baru setelah Antoine Griezmann tampil melempem.

Lautaro sendiri dikabarkan tertarik untuk bergabung ke Barcelona. Ia tak mau melewatkan kesempatan berduet dengan Lionel Messi di level klub.

Sikap Inter terkait rumor transfer Lautaro ini sendiri sangat jelas. Nerazzurri berniat mempertahankan salah satu pemain andalannya tersebut.

"Inter tidak mau melego pemain berusia 23 tahun seperti dia, tapi ini adalah waktu ketika rumor-rumor bermunculan. Kita sudah melihat Lautaro pemain yang hebat di paruh pertama musim, yang mengambil perhatian banyak klub besar," tambahnya.

"Sekarang dia harus menemukan ketenangan pikiran untuk menjamin level performa di Inter yang dia sudah tunjukkan di paruh pertama musim."

Lautaro memang harus segera menemukan kembali performa terbaiknya. Tampil buruk di sisa musim ini tentu akan membuat klub peminatnya termasuk Barcelona bisa berubah pikiran.