BolaSkor.com - Mantan pemain timnas Belanda Rafael van der Vaart tak menahan ucapannya ketika membicarakan performa striker Chelsea, Timo Werner. Van der Vaart menggambarkannya bak kuda buta.

Chelsea merekrut Timo Werner dari RB Leipzig sebesar 53 juta poundsterling. Pada musim debutnya Werner mengalami kesulitan beradaptasi, baik itu kala Chelsea dilatih Frank Lampard atau kini dengan Thomas Tuchel.

Werner (25 tahun) baru mencetak lima gol dari 29 laga Premier League. Ia acapkali dirotasi oleh dua penyerang lainnya, Tammy Abraham dan Olivier Giroud.

Van der Vaart, yang juga pernah jadi pemain Tottenham Hotspur dan Hamburg, membicarakan lini serang Chelsea. Dia senang dengan Hakim Ziyech dan Mason Mount dari segi kreativitas serangan, tetapi melihat Werner bak kuda buta: memiliki kecepatan tapi tak tahu tujuan, dari sisi ini untuk Werner mencetak gol.

Baca Juga:

Tuchel Masih Percaya dengan Kualitas Timo Werner

Semifinal Liga Champions: Dua Wakil Inggris Tantang PSG dan Madrid

Membandingkan Bintang Anyar Manchester City dengan Chelsea

Timo Werner

"Saya akan selalu memainkan Ziyech karena dia yang terbaik," ucap Van der Vaart, seperti dilansir Sport Witness.

"Ziyech melakukan penetrasi ke dalam dan juga memberikan umpan silang, seperti Mount. Giroud membutuhkan itu."

"Dia (Werner) super cepat, dan itu mungkin bagus dalam pertandingan tandang saat Anda berada di bawah tekanan, tapi itu hanya menundukkan kepala dan banyak berlari."

"Mount adalah pesepak bola hebat, yang menurut saya perlu ditingkatkan. Saya membandingkannya sedikit dengan Calvin Stengs: Anda harus menjadi seorang pria. Werner benar-benar kuda buta. Dia telah membuktikannya di Jerman."

Timo Werner dan Rekrutan Anyar Chelsea

Pada musim panas 2020 Chelsea menjadi 'artis' di bursa transfer. Di kala klub-klub lain berpikir dengan cermat dan penuh perhitungan sebelum merekrut pemain di tengah pandemi virus corona, Chelsea jor-joran belanja pemain.

Timo Werner, Hakim Ziyech, Edouard Mendy, Kai Havert, Ben Chilwell, adalah rekrutan-rekrutan anyar Chelsea dengan banderol tinggi. Di antara mereka baru Mendy dan Chilwell yang langsung beradaptasi dengan baik.

Sementara Havertz, Werner, dan Ziyech masih belum sepenuhnya memperlihatkan kualitas maksimal mereka. Tak ayal performa mereka akan dinanti pada musim kedua bersama klub di bawah besutan Thomas Tuchel.