BolaSkor.com- Menjadi seorang model tentu menjadi impian bagi banyak kaum hawa. Berpose di depan kamera, berjalan di catwalk, dan mendapat sorotan bagai delusi yang mungkin selalu didamba setiap wanita.

Akan tetapi, hal tersebut tidak berlaku untuk Trinidad Rome. Gadis berusia 20 tahun ini justru memilih meninggalkan segala sorotan sebagai model dan menjalani karier yang berbanding terbalik.

Menjadi petarung Mixed Martial Arts mungkin bukan pilihan wanita pada umumnya. Berpose di depan kamera tentu lebih mudah dan menyenangkan ketimbang berpeluh keringat dan babak belur di atas oktagon.

Risiko tersebut rupanya berani diambil Rome saat memutuskan memelajari Mixed Martial Arts. Tak sembarang bela diri, Rome memilih Sikaran, gaya bertarung kuno Filipina yang mengandalkan kekuatan kaki.

"Senang rasanya bisa melakukan sesuatu yang saya cintai. Begitu memilih untuk menjadi petarung saya selalu berlatih dengan keras agar bisa menjadi yang terbaik," ujar Rome kepada BolaSkor.com.

Menjadi model dan petarung tentu memiliki kesulitan yang berbeda. Namun, Rome bisa mengatasi hal tersebut sejak pertama kali memulai debut sebagai fighter pada April 2017.

"Tentu banyak berbeda dari model dan petarung. Tergantung bagaimana motivasi seseorang dan saya berhasil melakukannya," ujar Rome.

Di dunia Mixed Martial Arts, peran wanita pada kenyataannya tidak dipandang sebelah mata. Petarung UFC, Ronda Rousey, bahkan menjadi fighter yang disegani karena berhasil meraih gelar juara dunia kelas bantam.

Selain Ronda, nama lain seperti Meisha Tate dan Amanda Nunes merupakan contoh petarung cantik yang bisa sukses di Oktagon. Prestasi itu yang ingin dicapai Rome di One Championship.

"Saya ingin membuktikan kalau setiap wanita bisa melakukan apa saja. Setidaknya, saya bisa menjadi inspirasi mereka, wanita muda di luar sana yang ingin menjalani karier sebagai petarung," tutur Rome.