BolaSkor.com - Beberapa waktu lalu manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menjawab pertanyaan awak media dengan tegas perihal kesulitan tim di bawah arahannya memenangi trofi sejak Desember 2018.

Man United sudah mencapai tahapan besar di ajang-ajang seperti Piala FA, Liga Europa, dan Piala Liga tapi selalu kandas hingga mentalitas mereka dipertanyakan ketika bertarung di laga krusial dalam perebutan trofi. Solskjaer punya jawabannya.

"Di posisi liga Anda melihat apakah ada kemajuan, bagi saya, itu selalu seperti roti dan mentega musim ini yang Anda lihat seberapa mampu Anda mengatasi pasang surut kompetisi piala apapun dapat memberi Anda trofi, tetapi terkadang itu lebih dari sekadar ego dari manajer dan klub lain untuk akhirnya memenangkan sesuatu," ucap Solskjaer Maret lalu.

"Tapi kami perlu melihat kemajuan dan jika kami tampil cukup baik, trofi akan berakhir di klub lagi. Ini tidak seperti piala yang mengatakan bahwa kami kembali, tidak demikian."

Baca Juga:

Metode Kepelatihannya Dinilai Kuno, Jose Mourinho Beri Tanggapan

Paul Scholes Kritik Solskjaer Terkait Polemik Kiper Utama Man United

Fakta Mengejutkan di Balik Perebutan Posisi Kiper Utama Man United

Ole Gunnar Solskjaer

"Itu adalah perkembangan bertahap dari berada di dalam dan di sekitar puncak liga dan konsistensi serta kans memenangi trofi. Terkadang kompetisi piala dapat menyembunyikan fakta bahwa Anda masih sedikit berjuang."

Solskjaer bak menjawab seraya menyindir keberhasilan pendahulunya, Jose Mourinho yang memenangi titel Piala Liga dan Liga Europa meski finish di urutan enam klasemen liga. Tentu saja bukan Mourinho namanya jika ia diam saja mendengarnya.

Respons Jose Mourinho

Jose Mourinho

Manajer asal Portugal tidak menjawabnya dengan sinis terkait pernyataan Solskjaer itu. Mourinho menghormatinya, namun ia menilai Sir Alex Ferguson, eks manajer United dan juga guru Solskjaer tidak sependapat dengannya.

"Saya cukup yakin bahwa bosnya, Sir Alex, memiliki pendapat berbeda tentang itu," ucap Mourinho merespons pernyataan Solskjaer dikutip dari Guadian.

"Tapi saya menghormati apa yang dipikirkan Solskjaer. Saya berpikir secara berbeda. Kebebasan berpikir, kebebasan berpikir. Jika itu cara dia berpikir, tidak masalah bagi saya."

"Ini bukan masalah bagi saya. Ini bukan sikap tidak hormat untuk semua orang. Tapi saya yakin, saya ulangi, bos besarnya, yang terbesar dalam sejarah Premier League, memiliki pandangan berbeda terkait hal itu."

Pernyataan itu akan semakin memanaskan bentrok Tottenham kontra Man United di pekan 31 Premier League yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (11/04) pukul 22.30 WIB. Tottenham tim yang memberikan luka besar kepada MU di Old Trafford pada awal musim ini dengan kemenangan 6-1.

Tottenham masih bertarung merebutkan titel Piala Liga melawan Manchester City, namun saat ini ada di urutan enam klasemen Premier League dan masih merebutkan zona Eropa. Sedangkan MU di urutan dua klasemen dan bertarung merebutkan titel Liga Europa.