BolaSkor.com - Honda berhasil memetik buah manis usai menjalani tes uji coba Jerez pada 13-14 Juli lalu. Akhirnya tim yang dinakhodai Alberto Puig ini mampu mengatasi masalah suhu panas motor RC213V.

Seperti yang diketahui sebelumnya, pada MotoGP Jerman, pembalap pengganti Marc Marquez, Stefan Bradl sempat kesulitan menjalani balapan akibat suhu motornya yang meningkat drastis. Dalam balapan tersebut, Stefan Bradl bahkan sempat mengalami luka bakar ringan di bagian kakinya.

Namun permasalahan ini akhirnya berhasil di atasi. Setelah melakukan rangkaian uji coba, Stefan Bradl tidak merasakan suhu panas di motornya. Pembalap asal Jerman ini dapat menatap balapan selanjutnya dengan penuh keyakinan.

Baca Juga:

Fabio Quartararo Kini Punya Gelar Kehormatan

MotoGP Jadi Monoton, Petinggi Tim Angkat Bicara

“Kami melintasi aspal dengan temperatur melebihi 60 derajat pada Kamis. Logikanya, sangat jelas kami bisa menghadapi masalah suhu panas. Kita dapat mengembangkan sesuatu. Insinyur Honda memiliki beberapa ide untuk mengembangkan aliran udara secara internal,” tutur Stefan Bradl, dikutip dari speedweek.com.

“Kami yakin bisa menghadapi suhu panas kembali di Spielberg, Misano, Aragon, Buriram, dan Malaysia. Saat ini Kejuaraan Superbike di Donington juga dalam keadaan panas. Memang kondisi di Sachsenring luar biasa. Namun kami harus membekali diri menghadapi situasi ini. Insinyur Honda melihat hal ini. Pesan tersebut jelas diterima mereka,” sambungnya.

Namun bukan berarti Honda dapat bernapas lega. Sebab suhu panas bukan satu-satunya masalah yang dihadapi saat ini. Setidaknya ada dua masalah lain yang masih menjadi pekerjaan rumah. Pertama adalah kecepatan motor saat mencetak waktu lap dan kedua adalah mengoptimalkan penggunaan ban soft.

“Kami sekarang mulai mengerti kenapa sangat lemah hingga saat ini. Kami dapat memulai dengan tes di Jerez. Setidaknya kami mengerti di mana harus memulai. Akan makan waktu sebelum solusi bisa ditemukan. Jadi tidak dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Masalah kami tidak akan selesai hingga musim selanjutnya atau dalam dua bulan selanjutnya. Namun kami mulai mengerti permasalahannya,” kata Stefan Bradl.

“Masih ada bagian serius di area rangka pada musim ini. Sesuatu bisa datang dengan hasil yang signifikan. Tetapi saya tidak bisa katakan kapan bisa terjadi karena ini di luar kendali saya,” tutupnya.

Penulis: Bintang Rahmat