BolaSkor.com - Manajer PSBS Biak, Jimmy Carter Kapissa, menyampaikan penolakannya terkait rencana Liga 2 musim 2022/2023 dilanjutkan setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari 2023.

Penolakan Jimmy itu disampaikan melalui sebuah surat yang dibacakan saat Owner's Meeting PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), PSSI, dan peserta Liga 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (24/1).

Menurut Jimmy, surat beromor:03/PSBS/SK/I-2023 merupakan respons dari surat PSSI dengan nomor 253/UND/205/I-2023 tanggal 12 Januari 2023, tentang keputusan Komite Eksekutif (Exco) yang menghentikan Liga 2.

Jimmy mengatakan PSBS menerima keputusan itu. Sebab, menurut dia, dengan situasi saat ini, tidak ideal untuk melanjutkan Liga 2.

"Dalam tanggapan kami setelah dua bulan belum ada kepastian, kami mengusulkan apabila Liga 2 dilanjutkan maka digunakan sistem home tournament untuk Wilayah Timur diadakan di Jayapura, dan biaya ditanggung oleh PT.LIB," kata Jimmy Carter Kapissa dalam rilis PSBS Biak.

Baca Juga:

Persipura Ungkap 15 Klub yang Ingin Liga 2 Lanjut dan 9 Klub Menolak, Berikut Daftarnya

Nasib Liga 2 2022/2023 Ditentukan di KLB PSSI

"Karena apabila dilaksanakan home and away, maka tentunya pasti ada klub yang merasa keberatan akibat kebutuhan pembiayaan akibat ketidakpastian dan pembiayaan yang banyak terkuras serta minimnya sponsorship akibat Tragedi Kanjuruhan," tambahnya.

Jimmy juga dengan tegas membantah adanya praktik suap yang ditujukan kepada klub-klub Liga 2 supaya mendukung kompetisi dihentikan. Dia membantah menerima uang yang jumlahnya disebut-sebut mencapai Rp15 juta.

"PSBS Biak tidak tahu tentang hal itu. Sangat rendah jika harga diri klub diperjualbelikan untuk merusak dan mencoreng wajah dunia sepak bola Indonesia," ucapnya.

Berikut Pernyataan Sikap PSBS Biak:

1. Klub PSBS Biak menerima keputusan pemberhentian kompetisi Liga 2 tahun 2022/2023

2. PT LIB diminta untuk tetap konsisten mengenai subsidi yang sudah disepakati, mengingat bulan Oktober, November dan Desember 2022 operasional gaji anggota tim masih tetap berjalan tanpa ada sponsorship lainnya

3. PSSI wajib menjaga wibawa dan kredibilitas sepak bola di Indonesia

4. PSSI dan PT LIB wajib mengganti kerugian klub musim sebelumnya 2020 (saat Covid-19) dan musim 2023

5. Adanya wacana dari Kemenpora untuk melanjutkan dan jika klub tidak mampu secara pembiayaan untuk melanjutkan dan memilih tidak ikut, maka tidak berhak dikenakan sanksi maupun degradasi

6. Silakan Kemenpora, PSSI dan PT LIB mencarikan solusi untuk mengatasi sehingga ada keseimbangan dengan rekrutmen dari Liga 3

7. Bagaimana tanggapan dari Kementerian PUPR dan Kemenpora bersama PSSI dan LIB terkait Instruksi Presiden untuk perbaikan dan pembenahan infrastruktur stadion peserta Liga

8. PSBS Biak menyatakan TIDAK IKUT dalam kompetisi Liga 2 2022/2023 yang sangat tidak jelas ini, apabila dipaksakan untuk dilanjutkan kembali

9. Adanya isu terkait suap sebesar 15 juta rupiah yang dituduhkan kepada klub-klub yang menolak Liga 2 dilanjutkan, PSBS Biak tidak pernah menerima uang tersebut, baik langsung maupun tidak langsung dan tidak pernah berkonspirasi dengan klub manapun untuk menolak ataupun melanjutkan kompetisi sebagaimana yang dimuat dalam pemberitaan di beberapa media