BolaSkor.com - Isyad Maulana mengakui tertantang dengan target tinggi Arema FC yang ingin menjuarai Liga 1. Target itu yang membuatnya semakin mantap menjatuhkan pilihan masa depannya di Arema FC.

Namun demikian, ada satu konsekuensi yang mesti dihadapi Irsyad nanti. Yaitu harus siap bersaing secara ketat untuk memperebutkan satu posisi di lini serang Tim Singo Edan.

"Tapi semua itu tergantung kerja keras kami sebagai pemain. Karena saya yakin dengan kerja keras, pasti dapat kesempatan bermain dari pelatih," ujar Irsyad Maulana.

Mengusung formasi 4-3-3, pelatih Arema FC, Eduardo Almeida hanya memberi dua tempat untuk penyerang sayap dan satu striker targetman. Sedangkan di posisi itu, Irsyad mesti bersaing secara kompetitif bersama 6 pemain lain.

Baca Juga:

Arema FC Gelar Latihan Perdana dengan 27 Pemain

Waluyo, Eks Arema Indonesia Jadi Motivasi Syaeful Anwar Berprestasi

Eks penyerang Persita Tangerang dan Semen Padang itu harus bersaing dengan pilar senior macam Dendi Santoso, Kushedya Hari Yudo maupun Dedik Setiawan. Belum lagi para deretan penyerang muda seperti Hanis Sagara, Ilham Udin Armayn hingga Titofany Hamzah.

"Harus optimistis (merebut posisi inti). Lagipula, klub ini tidak banyak berubah, jadi adaptasi tidak masalah," beber Irsyad.

"Meski banyak pemain yang keluar, tapi saya bersyukur ketika kembali ke sini, materi pemain sangat bagus," imbuh pencatat 5 gol dan 2 assist selama 24 pertandingan di Liga 1 musim lalu itu.

Seperti diketahui, Irsyad Maulana menjadi pemain kedua selain Hasim Kipuw yang dipulangkan Arema FC. Periode pertama dijalani Irsyad yang berujung posisi runner-up pada ISL 2013, semifinalis ISL 2014, dan babak 16 besar Piala AFC 2014. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)