BolaSkor.com - Persebaya Surabaya sangat serius mempersiapkan diri melawan Persib Bandung di babak delapan besar Piala Menpora 2021. Bahkan Bajol Ijo sudah menyiapkan skenario adu penalti untuk melawan tim asal Kota Kembang tersebut.

“Memang (materi) latihan taktikal seperti apa tidak bisa saya sampaikan. Tetapi, sudah pasti antisipasi adu penalti. Kalau terjadi skor imbang langsung adu penalti. Kemarin memang belum mengasah penendang penalti, hari ini pasti ada,” ujar pelatih Persebaya Aji Santoso.

Segala kemungkinan bisa terjadi di babak delapan besar, termasuk laga berakhir dengan tos-tosan. Apalagi di laga sebelumnya, PSM Makassar lolos ke setelah menang atas PSIS Semarang lewat adu penalti 4-2 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, tadi malam.

Baca Juga:

Ladeni Persib, Persebaya Kehilangan Dua Pemain Penting

Melaju ke Babak Semifinal, Pelatih PSM Puji Pemainnya

Sepanjang 2x45 menit, kedua tim bermain 0-0. Dan, sesuai regulasi Piala Menpora 2021, adu penalti langsung digelar tanpa perpanjangan waktu untuk menentukan pemenang jika dalam 2x45 menit berakhir imbang.

Bukan tanpa alasan pelatih berusia 51 tahun itu menyiapkan skenario adu penalti guna mengantisipasi kemungkinan laga lawan Persib berakhir imbang. Bajol Ijo pernah merasakan dua kali melakoni adu penalti. Yakni saat mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden dan Piala Gubernur Kaltim pada 2018 silam.

Hasilnya, masing-masing sekali sukses dan sekali tersingkir. Persebaya tersingkir dari Piala Presiden 2018 karena kalah adu penalti dari PSMS Medan dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 3-3. Persebaya kemudian menang adu penalti 5-4 di Piala Gubernur Kaltim 2018 dengan mengalahkan Madura United.

Aji Santoso juga menegaskan tidak ragu menunjuk pemain muda sebagai algojo saat terjadi situasi adu penalti. Padahal, yang paling menentukan saat adu penalti adalah masalah mental.

“Tidak ada masalah kalau penendang kami nantinya pemain muda. Yang penting saya memberi prinsip-prinsip dalam mengambil penalti seperti apa. Siapa yang siap akan saya tunjuk,” tandas eks pelatih Persela Lamongan itu. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)