BolaSkor.com - Persela Lamongan berambisi memutus hasil minor yang mereka raih dalam tiga pertandingan terakhir. Persela menargetkan poin penuh saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Surajaya, Rabu (23/10) sore.

Sejak mengalahkan Arema dengan skor 2-0 di kandang sendiri, Persela hanya memetig satu poin di tiga pertandingan berikutnya. Pada gim terakhir 18 Oktober lalu, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu dipermalukan PSIS Semarang dengan skor 0-1.

Kepala pelatih Persela, Nilmaizar mengaku sudah berbicara dengan pemain untuk fokus, dan menjaga konsentrasi. Agar tidak perlu terulang hal-hal yang terjadi di pertandingan kemarin lawan PSIS.

Nil mengatakan, pertandingan melawan Persebaya sangat signifikan untuk Persela. “Saya harus berjuang keras dengan skuad yang tersedia saat ini,” bilang mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Persela kehilangan Eky Taufik karena cedera. Sementara Samsul Arifin absen karena akumulasi kartu kuning. “Ini yang membuat saya pusing untuk menentukan pemain yang mengisi pos bek kiri kami,” akunya.

Baca Juga:

Kapten Persib Bandung Kaget Bali United Kalah 0-6 dari Borneo FC

Robert Alberts Senang, Suporter Persib dan Persebaya Saling Respek

Ada sejumlah nama yang dipersiapkan sebagai pengganti. Hanya saja, Nil enggan membocorkan nama-nama itu. “Saya berharap seluruh pemain memaksimalkan kemampuannya supaya mendapatkan hasil terbaik,” jelas Nil.

Sementara itu, Persela acap kali menuai hasil minor ketika berjumpa dengan Persebaya. Pada musim lalu, ketika bertanding di Stadion Surajaya, Lamongan, Persela dipaksa bermain imbang 1-1.

“Persebaya, walaupun kalah melawan Persib, mereka tetap tim mumpuni. Apalagi di depan ada Da Silva. Jadi kami harus mewaspadai seluruh pergerakan pemain Persebaya,” tegas Nil.

“Pertandingan ini penting untuk kami agar kami bisa naik dari papan bawah klasemen,” imbuh salah satu pemain Persela, Birrul Walidain.

Dengan koleksi 20 poin, Persela masih berada di zona degradasi. Mereka masih memiliki sisa 12 pertandingan untuk kembali ke zona aman. “Kami ingin fokus di setiap pertandingan. Supaya beban tidak terlalu banyak,” tutup Nil Maizar. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)