BolaSkor.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar menyatakan tidak masalah dengan pemotongan subsidi yang akan dilakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Padahal totalnya mencapai Rp170 juta.

Awalnya, PT LIB menjanjikan dana subsidi sebesar Rp5,2 miliar kepada klub-klub Liga 1 dan Rp2,5 miliar untuk klub Liga 2 yang bakal dibayarkan dalam sepuluh termin pembayaran.

Namun, akibat pandemi virus Corona (Covid-19) dan telah membuat kompetisi dihentikan sementara, PT LIB berencana hanya memberikan subsidi untuk klub Liga 1 sebesar Rp 350 juta dari yang awalnya Rp 520 juta di setiap termin. Sementara Liga 2 dari semula Rp 250 juta menjadi Rp 100 juta.

Baca Juga:

Jalani Puasa di Kampung Halaman, Ini Menu Favorit Berbuka Puasa Bek Bhayangkara FC

Jayus Hariono Lelang Jersey Bersejarahnya demi Atasi Covid-19

"Kalau sudah bangkrut (tidak ada anggaran), tidak masalah. Asal benar-benar uangnya tidak ada dan belum diterima PT LIB dari sponsor. Tapi kalau sudah menerima uang, harus segera diberikan kepada klub-klub dan dijelaskan secara rinci," ujar Umuh saat dihubungi, Jumat (8/5).

Umuh Muchtar mengaku tak mau berpolemik dengan besaran subsidi yang akan dibayarkan PT LIB. Namun dia hanya meminta operator kompetisi itu terbuka terutama mengenai dana yang diperoleh dari para sponsor.

"PT LIB undang klub-klub, lalu jelaskan sudah diberikan uang berapa dari sponsor dan televisi. Diberitahukan kepada klub. Itu semua harus dicatat, terbuka."

"Jadi jangan ada yang diumpetin, disimpan, dirahasiakan. Terbuka saja kalau ada uang sebesar ini di perusahaan. Disesuaikan dengan keadaan uang," katanya.

Umuh berharap PT LIB untuk lebih baik dalam menjalankan tugasnya. Jangan sampai mengeluarkan pendapat secara sepihak dan bahkan merugikan.

"Jadi jangan main potong dan dipotong. Itu tidak boleh. Jangan sampai ada kecurigaan. Jaga agar tetap kondusif dan semuanya enak. Simple sebenarnya, terima uang berapa dan dikemanakan uang dari sponsor dan televisi itu," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)