BolaSkor.com - Persib Bandung mencatatkan rekor terburuk hasil imbang sepanjang sejarah kompetisi sepak bola non-amatir tahun 1994 (Liga Indonesia I). Rekor terburuk yang dicatatkan Tim Maung Bandung adalah hasil 14 kali imbang di Liga 1.

Data dari RSSSF Indonesia berbicara bahwa Persib mencatatkan rekor hasil imbang terbanyak sejak Liga Indonesia bergulir hingga Indonesia Super League (ISL). Pasalnya, baru di Liga Indonesia dan ISL, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air menggunakan sistem non-amatir atau bukan daerah (Perserikatan). Walaupun ada kompetisi semi profesional yang dinamakan Galatama, dan diikuti klub non-Perserikatan.

Tim Maung Bandung bisa saja memperpanjang rekor buruk hasil imbang. Sebab, Liga 1 masih menyisakan tiga pertandingan lagi. Sementara Persib masih menyisikan empat laga.

Di mana Persib akan menghadapi Mitra Kukar, Persija Jakarta, Borneo FC, dan Perseru Serui. Anak-anak asuhan Emral Abus hanya akan menjamu Perseru Serui (11 November 2017). Persib kemudian bertandang ke kandang Mitra Kukar (27 Oktober 2017), Persija Jakarta (04 November 2017), dan Borneo FC (masih belum ditentukan tanggalnya).

Berikut rekor kekalahan dan hasil imbang Persib Bandung dari 1994 (Liga Indonesia I), dikutip dari data RSSSF Indonesia:

-Liga Indonesia 1994/1995 (3 kekalahan dan 10 imbang)
-Liga Indonesia 1995/1996 (6 kekalahan dan 11 imbang)
-Liga Indonesia 1996/1997 (2 kekalahan dan 12 imbang)
-Liga Indonesia 1997/1998 (Kompetisi terhenti akibat situasi politik dalam negeri)
-Liga Indonesia 1998/1999 (4 kekalahan dan 1 imbang)
-Liga Indonesia 1999/2000 (10 kekalahan dan 8 imbang)
-Liga Indonesia 2001 (11 kekalahan dan 2 seri)
-Liga Indonesia 2002 (8 kekalahan dan 5 imbang)
-Liga Indonesia 2003 (17 kekalahan dan 9 imbang)
-Liga Indonesia 2004 (9 kekalahan dan 13 imbang)
-Liga Indonesia 2005 (8 kekalahan dan 8 imbang)
-Liga Indonesia 2006 (11 kekalahan dan 8 imbang)
-Liga Indonesia 2007 (10 kekalahan dan 9 imbang)
-ISL 2008/2009 (8 kekalahan dan 6 imbang)
-ISL 2009/2010 (13 kekalahan dan 5 imbang)
-ISL 2010/2011 (11 kekalahan dan 6 imbang)
-ISL 2011/2012 (13 kekalahan dan 7 imbang)
-ISL 2013 (7 kekalahan dan 9 imbang)
-ISL 2014 (4 kekalahan dan 6 imbang)
-ISL 2015 (Kompetisi terhenti akibat konflik sepak bola nasional)
-Liga 1 (8 kekalahan dan 14 imbang)