BolaSkor.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar tak menampik, biaya tambahan akan dikeluarkan apabila Liga 1 2020 benar-benar dilanjutkan. Bahkan jumlahnya cukup besar.

Pasalnya PSSI akan menekankan protokol kesehatan dengan cukup ketat agar terhindar dari paparan virus Corona (COVID-19). Aturan itu sudah dirilis FIFA selaku badan sepak bola dunia.

Tes pertama wajib dilakukan oleh seluruh anggota tim, termasuk pelatih dan staf, 72 jam sebelum melakukan aktivitas di lapangan. Setelah itu, masing-masing klub harus mengadakan tes sebelum memulai sesi latihan untuk pertama kali setelah jeda kompetisi.

Selanjutnya seluruh anggota tim harus menjalani tes lagi di rumah atau tempat yang disediakan oleh klub. Mereka yang hasil tesnya positif tak boleh berpartisipasi dalam seluruh kegiatan dan harus mematuhi peraturan dari dinas kesehatan setempat. Artinya, hanya orang yang mendapat hasil tes negatif saja yang bisa ikut sesi latihan dan pertandingan.

Baca Juga:

Komisaris Persib Umuh Muchtar Tak Setuju Opsi dari PSSI Menggulirkan Liga 1 Tanpa Degradasi

CEO PSM Makassar Minta Kejelasan Protokol Kesehatan jika PSSI Lanjutkan Liga 1

Lalu, prosedur ketat akan diberikan saat perjalanan dan ketika menginap di hotel. Seperti Kebersihan moda transportasi yang mengangkut tim harus diperhatikan. Pembersihan dengan disinfektan wajib dilakukan secara berkala.

Kebersihan makanan untuk tim juga perlu diperiksa agar tak menimbulkan penyakit. Paling penting, tetap lakukan pemisahan jarak fisik selama dalam perjalanan.

Tingkat higienitas fasilitas umum seperti di stadion pun diatur dalam protokol FIFA. Wastafel, sabun, dan alat pencuci harus disediakan oleh seluruh tim.

FIFA juga menyarankan penggunaan tisu sekali pakai dan pemberian nama pada botol minum pemain agar tak tertukar dengan yang lainnya.

Aturan lainnya yakni menutup mulut dan hidung dengan lekukan siku apabila batuk atau bersin di tempat umum. FIFA juga melarang adanya salaman atau tos kepada pemain atau pihak lain yang terlibat dalam pertandingan sepak bola.

Umuh Muchtar mengatakan aturan tersebut menjadi hal wajar untuk dilakukan. Terlebih tujuannya hanya untuk menjaga kesehatan terutama dari COVID-19.

"Yang paling utama, Persib aman. Nggak dilihat biaya berapa, habis berapa, Persib sudah tidak hitung-hitungan karena kita fokus untuk memajukan sepak bola supaya bergulir lagi. Masyarakat Jawa Barat bisa gembira dan senang," tegas Umuh.

Umuh Muchtar pun memastikan Persib takkan mengalami kendala untuk menjalankan prosedur kesehatan tersebut. Yang terpenting, Liga 1 2020 bisa kembali dilanjutkan.

"Mudah-mudahan PSSI sekarang dalam kepemimpinan pak Iwan (Mochamad Iriawan) ada kebijakan yang baik, Exco nya juga baik baik, klub juga saling mendukung," harapnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)