BolaSkor.com - Persija Jakarta akhirnya melayangkan protes kepada PSSI, dalam hal ini Komite Wasit terkait kinerja pengadil lapangan Oki Dwi Putra saat melawan Arema FC. Persija resmi bersurat kepada PSSI dengan ditandatangani manajer Persija, Bambang Pamungkas.

Sebelumnya, Persija Jakarta harus menerima kekalahan dari Arema FC dengan skor 0-1, pada laga pekan ketujuh Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10) malam WIB. Ini kekalahan perdana Macan Kemayoran di Liga 1 2021/2022. Gol kemenangan Arema FC dilesakkan oleh Carlos Fortes pada menit ke-33.

Sebetulnya, Persija mendapat gol melalui Marko Simic pada meit ke-90+3. Namun, gol dianulir oleh wasit Oki Dwi Putra karena ada pelanggaran di kotak penalti.

Baca Juga:

Carlos Fortes Cetak Gol Indah, Andritany Sampaikan Pujian

Persija Kritik Wasit, Arema FC Hormati Keputusan Kartu Merah Kushedya Yudo

Meski begitu, tidak jelas pelanggaran apa. Padahal, Simic tidak melanggar dan menyentuh bola dengan sontekan, usai menerima umpan tendangan bebas.

Sebelum itu, ada kontroversi bek kanan muda Persija, Rio Fahmi dijatuhkan Muhammad Rafli di kotak terlarang. Namun, wasit Oki Dwi Putra tak melihat itu pelanggaran. Padahal jelas kaki Rafli menegenai Rio Fahmi dari belakang.

Carlos Fortes
Selebrasi Carlos Fortes usai bobol gawang Persija Jakarta. (LIB)

Berikut kutipan surat protes Persija Jakarta ke PSSI:

"Terjadi pelanggaran keras kepada pemain Persija atas nama Rio Fahmi yang dilakukan oleh pemain Arema FC, Muhammad Rafli di kotak penalti pada babak pertama. Di momen itu, wasit tidak memberikan sikap tegas terhadap pelanggaran tersebut," demikian poin pertama.

"Wasit Oki Dwi Putra menganulir gol Marko Simic pada babak kedua. Menurut pengamatan kami, seharusnya gol tersebut tidak dianulir karena Simic lebih dulu menyentuh bola sebelum melakukan kontak badan dengan kiper lawan," bunyi poin kedua.

"Dengan banyaknya momen yang menghentikan pertandingan seperti pelanggaran, wasit hanya memberikan tambahan waktu selama tiga menit," bunyi poin ketiga.

"Untuk itu, kami mengajukan protes atas kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra karena berlaku tidak tegas dan tidak fair-play. Kami protes keras atas insiden tersebut dan meminta Komite Wasit PSSI untuk menindak dan mengistirahatkan wasit tersebut karena telah memalukan PSSI dan membuat kontroversi yang makin memperburuk citra PSSI di mata publik," tulis isi surat Persija.

"Serta meminta Komite Wasit PSSI untuk bertindak menegakkan aturan sesuai dengan Kode Disiplin dan Statuta PSSI dalam memberikan hukuman terhadap wasit tersebut," demikian surat protes Persija itu.