BolaSkor.com - Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, ingin PSSI melalui Ketua Umum (Ketum) Mochamad Iriawan mengawasi secara langsung kerja PT Liga Indonesia Baru (LIB). Hal ini diungkapkan usai para pemegang saham, yakni 18 klub Liga 1 2020 dan PSSI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa.

Sebelumnya, RUPS Luar Biasa PT LIB telah digelar secara virtual, Senin (18/5). Ada beberapa keputusan, salah satunya mengesahkan pengunduran diri empat pejabat PT LIB. Keempatnya adalah Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri, Komisaris Utama Sonhadji, anggota Komisaris Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama.

"PSSI kami minta untuk menjadi pengawas dalam mengawal perjalanan LIB nanti, kami yakin Pak Ketua Umum PSSI, Muhammad Iriawan, juga menginginkan hal yang sama, yakni kita bisa memilih Pimpinan LIB yang profesional, kapabel dan berpengalaman demi perbaikan sepak bola nasional," kata Benhur Tomi Mano dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.

Baca Juga:

Ketum Persipura Nilai Mundurnya Cucu Somantri seperti Dipaksakan

RUPS Luar Biasa PT LIB Sahkan Pengunduran Diri Cucu Somantri dan Tiga Komisaris

Dengan begitu, ia yakin tidak ada konflik internal lagi di kubu PT LIB. Pasalnya, jika terus--menerus konflik, ia takut Pemerintah Republik Indonesia marah. Alhasil, peristiwa pembekuan PSSI seperti tahun 2015 bukan tidak mungkin akan terulang.

"Resiko bila kita terus-terusan ribut seperti ini, pasti akan jadi perhatian pemerintah dan Presiden, kalau sampai akhirnya Presiden dan pemerintah marah kan jadi susah kita semua. Kita semua tahu bahwa Pak Presiden Jokowi memiliki atensi yang luar biasa kepada PSSI dan sepak bola, jadi ini harus kita hargai dan hormati, jangan kita aneh-aneh lagi, sudah lah, kami ini sudah bosan lihat pertikaian yang terjadi baik di PSSI maupun LIB, berhentilah. Biarkan kerja profesional di LIB dikerjakan oleh tenaga yang profesional," ujarnya.

"Negara dalam kondisi susah karena diterpa bencana, Pemerintah dan Presiden sedang sibuk-sibuknya menanggulangi bencana, eeh kita malah ribut-ribut, jangan lah, mari kita sudahi semua ini," tambahnya.