BolaSkor.com - Piala Dunia 2022 akan dihelat kurang dari sebulan lagi di Qatar atau tepatnya berlangsung pada November hingga Desember 2022. Qatar merupakan tuan rumah pertama dari Asia sejak 2002 di Jepang dan Korea Selatan.

Waktu dihelatnya Piala Dunia 2022 pun cukup unik pada November hingga Desember, yang mana dalam dua bulan itu dalam kalender sepak bola Eropa berjalan di tengah musim. Sepak bola Eropa menyesuaikannya dengan jeda tengah musim atau musim dingin yang dipercepat.

20 tahun berlalu sejak Piala Dunia 2002 dimainkan di Asia, tetapi pemilihan Qatar sebagai tuan rumah juga kontroversial dengan isu pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia), dengan cara mereka memperlakukan pekerja migran.

Beberapa negara sudah menyatakan sikap mereka terkait hal tersebut, namun skuad timnas Australia jadi tim pertama yang menuturkannya secara terbuka di media sosial.

Baca Juga:

Profil Stadion Piala Dunia 2022: Al Janoub Stadium, Simbol Penghormatan kepada Leluhur

Jerman dan 3 Calon Juara yang Berpeluang Angkat Koper pada Babak Grup Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022: Italia Paling Cocok Gantikan Iran

Dalam video di media sosial, 16 pemain, termasuk mantan kiper Arsenal Mat Ryan menyindir Qatar terkait isu pelanggaran HAM. Asosiasi Sepak Bola Australia juga merilis pernyataan terkait penderitaan pekerja migran, dalam pembangunan stadion, tak bisa begitu saja diabaikan.

"Ada nilai-nilai universal yang harus mendefinisikan nilai-nilai sepak bola seperti rasa hormat, martabat, kepercayaan dan keberanian. Ketika kami mewakili bangsa kami, kami bercita-cita untuk mewujudkan nilai-nilai ini," demikian ucapan para pemain di video tersebut.

"Menyelesaikan masalah ini tidak mudah. Dan kami tidak memiliki semua jawaban. Kami mendukung Fifpro, International Building and Wood Workers’ International dan International Trade Union Confederation yang berupaya menanamkan reformasi dan membangun warisan abadi di Qatar."

"Ini harus mencakup pendirian pusat sumber daya migran, pemulihan yang efektif bagi mereka yang ditolak haknya dan dekriminalisasi semua hubungan sesama jenis."

Australia tergabung di grup D Piala Dunia 2022 bersama Tunisia, Denmark, dan juara bertahan Piala Dunia Prancis. Laga pertama Australia sudah langsung dihadapkan pada laga berat melawan Prancis pada 22 November mendatang.