BolaSkor.com - Mulutmu harimaumu, Leonardo Bonucci, bek Juventus, kini menanggung konsekuensi atas ucapan kepada rekan setimnya, Moise Kean, selepas laga pekan 30 Serie A melawan Cagliari. Kean dan Blaise Matuidi menjadi korban rasisme di laga tersebut.

Bianconeri menang 2-0 melalui gol yang dicetak Bonucci dan Kean di Sardegna Arena, Rabu (3/4) dini hari WIB. Fans Cagliari mulai melontarkan ejekan berbau rasial kala Kean melakukan selebrasi gol dan parahnya lagi ... Bonucci tidak menyalahkan fans.

"Kean tahu ketika dia mencetak gol, dia harus fokus merayakannya kepada rekan setimnya. Dia tahu dia juga bisa melakukannya dengan berbeda. Ada ejekan rasial setelah gol itu, Blaise mendengarnya dan marah," tutur Bonucci.

"Saya pikir kesalahannya 50-50, karena Moise seharusnya tidak melakukan hal tersebut dan Curva (tribun fans ultras) juga seharusnya tidak bereaksi seperti itu. Kami profesional, kami harus memberikan contoh dan tidak memprovokasi siapa pun."

Baca Juga:

Kembali Cetak Gol, Moise Kean Tepat Satu Langkah di Belakang Jadon Sancho

Allegri Tuntut Hukuman untuk Pelaku Pelecehan Rasial kepada Moise Kean

Moise Kean di Mata Giorgio Chiellini: Kombinasi Balotelli-Trezeguet

Moise Kean

Sontak komentar dari Bonucci itu direspons dengan kritikan dan kekesalan dari pesepakbola Eropa, yang juga berperang dalam kampanye menghapuskan rasisme di Eropa. Salah satu komentar paling vokal diutarakan gelandang Pantai Gading, Yaya Toure.

"Bagi saya itu (ucapan Bonucci) skenario terburuk yang dapat Anda miliki dalam sepak bola, rekan setim menyerang Anda dan mengatakannya demikian. Saya pikir itu sulit dipercaya. Anda bisa bayangkan betapa sakitnya saya ketika saya melihat hal-hal seperti itu terjadi," tutur Toure kepada BBC Sport.

"Saya tidak ingin terlibat dengan apa yang dikatakannya, karena untuk saya itu sangatlah tidak respek kepada rekan setimnya. Anda tak bisa mengatakannya dengan tweeting (menulisnya di Twitter)."

"Saya tak ingin mengatakan hal buruk atau kasar kepadanya, tapi jika dia rekan setim saya, dia akan memahami perasaan saya. Saya pikir, yang paling pertama, dia harus meminta maaf kepadanya (Kean) dan kemudian kepada tim."

"Bonucci harus lebih pintar lagi (ketika berbicara). Kami ingin melihat hal-hal seperti itu tidak ada dan jika dia pesepakbola bagus Italia sesungguhnya, yang berkulit putih, berbicara mengenai 50-50, jika dia rekan setim saya ... sudah pasti dia mengerti saya. Saya tidak menanggapinya lebih jauh lagi," terangnya.