BolaSkor.com - Parade perayaan gelar juara Piala Eropa 2020 yang dilakukan Timnas Italia berbuntut panjang. Kasus positif virus corona (COVID-19) di kota Roma langsung meningkat signifikan usai acara tersebut.

Italia menjuarai Piala Eropa 2020 usai mengalahkan Inggris dalam final di Stadion Wembley, 11 Juli silam. Sehari berselang, rombongan Gli Azzurri pulang dan melakukan parade juara dengan bus terbuka.

Giorgio Chiellini dan kawan-kawan melakukan parade berkeliling kota Roma. Para suporter Italia dengan antusias menyambut para pahlawannya dan merayakan kesuksesan ini.

Baca Juga:

Roberto Mancini Ungkap Resep Kesuksesan Italia di Piala Eropa 2020

Proyek Besar Italia, Tuan Rumah Piala Eropa 2028 atau Piala Dunia 2030

Viral, Kisah Kakek Jadi Saksi Italia Juara dari 1934-2021

Parade juara Timnas Italia

Menariknya, rencana parade Timnas Italia itu sempat dilarang oleh otoritas kota Roma. Bahaya COVID-19 yang masih mengancam menjadi alasannya.

Namun entah bagaimana, parade ini akhirnya mendapat izin. Efek buruknya pun baru dirasakan sepekan setelahnya.

"Kami membayar harga untuk apa yang disebut 'Efek Gravina', tetapi untungnya tanpa komplikasi di rumah sakit," kata penanggung jawab kesehatan di wilayah Lazio, Alessio D'Amato dilansir dari Football Italia.

“Kami pasti akan melihat lebih banyak kasus sebagai akibat dari hilangnya fokus saat perayaan gelar Piala Eropa. Tren ini akan berlanjut selama beberapa hari lagi."

Di wilayah tersebut, ada 681 kasus positif baru dalam 24 jam terakhir. Satu korban di antaranya bahkan harus meninggal dunia.

Gravina yang dimaksud D'Amato merujuk nama presiden FIGC, Gabriele Gravina. Sosok tersebut dianggap yang paling bertanggung jawab dari acara parade Timnas Italia.