BolaSkor.com - Petinggi NBA, Adam Silver, mengungkapkan efek penundaan NBA bagi kondisi para pemain. Menurut Silver, para pebasket NBA merasa kehilangan akibat kompetitsi yang ditangguhkan karena wabah virus corona.

NBA mengalami masa penangguhan akibat ancaman virus corona. Bukan tanpa alasan, sejumlah pebasket telah positif terjangkit virus yang juga dikenal sebagai COVID-19 tersebut.

Pemain pertama yang positif terpapar virus corona adalah center Utah Jazz, Rudy Gobert. Selain itu, terdapat sejumlah pemain lain, yaitu Donovan Mitchell serta Kevin Durant juga telah terjangkit virus tersebut.

Baca Juga:

Kevin Durant Positif Terinfeksi Virus Corona

Serius Tekuni Basket 3x3, Perbasi Bikin Liga Terbesar di Asia

Rupanya penundaan kompetisi akibat virus corona memberikan efek negatif bagi para pebasket NBA. Ketika diwawancarai oleh ESPN, Adam Silver menyebutkan sejumlah kondisi kurang baik dari virus corona.

“Saya mendengat keluhan dari beberapa pemain. Mereka mulai menggila, mereka ingin bermain, mereka ingin berkompetisi. Seperti yang Anda ketahui, pemain berbeda dengan kita semua,” ujar Adam Silver.

“Kita semua bisa saja kembali bekerja melakukan pekerjaan kita, tetapi pemain berjuang melawan sesuatu yang tidak bisa mereka kalahkan, dan itu adalah penuaan. Tahun yang hilang bagi mereka berbeda dengan kita.”

“Kami akan mengusahakan agar mereka bisa kembali bermain basket. Namun, saya memastikan keselamatan dan kesehatan para pemain adalah yang paling utama, demikian juga dengan fans. Oleh sebab itu, saya tidak akan berspekulasi,” iimbuh Silver.

Harapan besar bagi NBA adalah agar kompetisi bisa kembali berjralan pada musim panas 2020. Dengan demikian para pemain bisa kembali bermain sementara pekerja paruh waktu mendapatkan pendapatan kembali.