BolaSkor.com - Gantungkan mimpi setinggi-tingginya, yakinlah dengan usaha dan kerja keras itu akan menjadi kenyataan. Tampaknya kalimat itu bisa mewakili yang dialami seorang Phil Foden.

Dari seorang suporter setia yang ditemani sang ibu menyaksikan dan mendukung Vincent Kompany, David Silva, dan Sergio Aguero, kini Foden bermain bersama ketiga bintang tersebut.

Foden, yang saat ini berusia 18 tahun, saat kecil adalah seorang ball boy alias anak gawang di Stadion Etihad. Kini, selang tujuh tahun kemudian, Foden menjadi bagian dari sukses City menjadi juara Premier League dua musim beruntun. Bahkan Foden berpeluang menambah medalinya jika City mengalahkan Watford di final Piala FA, Sabtu (17/5) malam WIB.

Baca Juga:

Perang Melawan Dinasti yang Tengah Dibangun Pep Guardiola di Manchester City

Manchester City Terancam Tak Bisa Ikuti Liga Champions Meski Menangi Premier League

Phil Foden

Lahir di Stockport, Manchester, Foden menjadi pemain muda lokal yang rutin tampil di antara pemain-pemain mahal City. Menjalani debut 18 bulan silam saat berusia 17 tahun dan 177 hari, Foden kini mulai mendapatkan kepercayaan dari Pep Guardiola.

Gelandang muda ini bahkan sudah mencetak gol di Liga Champions, Premier League, Piala FA, dan Piala Liga musim ini. Sabtu (17/5), Foden berharap bisa tampil dan manjadi bagian sejarah City, merengkuh tiga gelar domestik salam satu musim.

Di kalangan pemain senior Man City, Foden acap disebut sebagai 'anak kesayangan' Pep Guardiola. Namun, hal itu tentu tidak datang bagitu saja.

Lahir 28 Mei 2000 atau sepekan setelah City memastikan promosi ke Premier League, Foden tumbuh menggilai sepak bola. Setiap hari dia bermain di jalanan bersama teman-temannya di Stockport.

Usia enam tahun, bakat Foden sudah menarik perhatian City. Saat itu Foden bermain untuk Reddish Vulcans, tim lokal di Stockport.

"Ada satu anak yang selalu menjadi pembicaraan. Namanya selalu muncul. Kami selalu mendengar dia memiliki talenta luar biasa," ujar Steve Eyre, mantan pelatih tim muda City yang berjasa melahirkan Kieran Trippier dan Daniel Sturridge.

"Dia adalah pemain terbaik yang pernah Anda saksikan dengan bola di kakinya," lanjut Eyre seperti dikutip BBC Sport.