BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, membantah memaksakan Egy Maulana Vikri dalam partai semifinal melawan Malaysia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7). Menurutnya, Egy pantas dimainkan sejak menit pertama.

Hal ini disampaikan Indra Sjafri setelah Timnas Indonesia U-19 kalah dari Malaysia lewat babak tendangan penalti. Kekalahan ini membuat Indonesia gagal ke final dan harus puas melakoni partai perebutan tempat ketiga melawan Thailand.

Indonesia unggul lebih dulu melalui gol penalti Egy Maulana Vikri pada menit kedua. Skor disamakan Malaysia melalui gol yang diciptakan Muhammad Syaiful pada menit ke-15.

Laga dilanjutkan ke babak tendangan penalti karena skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Babak penalti berakhir 2-3.

"Egy dalam kondisi siap bermain. Jadi tidak ada alasan memainkannya di babak kedua. Dengan bermain, ia bisa memberikan kontribusi," kata Indra Sjafri usai pertandingan.

Egy Maulana Vikri tak mampu menyelesaikan pertandingan. Ia mengalami masalah pada menit ke-65 usai melakukan tembakan. Pemain Lechia Gdansk itu mendapat perawatan dan harus ditandu keluar lapangan.

Egy Maulana Vikri melanjutkan pertandingan, namun bermasalah lagi pada menit ke-74 dan mendapat bantuan tim medis timnas.

Egy Maulana Vikri akhirnya ditarik pada menit ke-88. Ia digantikan Hanis Saghara. Pemain berusia 18 tahun itu tampak meneteskan air mata dan mendapat bantuan oksigen di bench.

"Masalahnya bukan Egy, kami kalah penalti. Mereka (pemain) sudah bermain sesuai yang diinginkan."