BolaSkor.com - Brasil bisa diibaratkan seperti macan terluka. Tim Samba mengusung ambisi untuk membalas kegagalan memalukan empat tahun lalu.

Pada Piala Dunia 2014, Brasil tidak hanya gagal memenangkan trofi, mereka harus tersingkir secara memalukan, dibantai 1-7 oleh Jerman di semifinal. Jerman sendiri keluar menjadi kampiun.

Hingga saat ini, diakui atau tidak, Brasil masih merasakan kepedihan dari luka lama tersebut. "Kami memiliki kesempatan untuk bermain di Piala Dunia lain," kata kapten Thiago Silva. "Dan menulis ulang cerita kami."

Brasil sendiri tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Mereka tetap bangga dengan cara bermain indahnya. Bagi Brasil, tujuan mereka bertanding adalah untuk menang dan menghibur, dualitas yang selama beberapa dekade membuat iri dunia sepak bola. Saat ini, cara Brasil juga sudah beradaptasi dengan taktik global yang berkembang, yang acap mengorbankan gaya permainan.

Brasil mendapatkan angin segar menyusul pulihnya bintang mereka, Neymar. Namun Brasil lebih dari sekadar Neymar. Selecao masih punya Willian, Philippe Coutinho, Roberto Firmino, dan Paulinho. Tak ketinggalan bintang muda Gabriel Jesus.

Swiss dan Serbia akan bersaing untuk tempat kedua. Swiss, yang berada di peringkat enam FIFA mematok bidikan untuk bisa merasakan bermain di perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954.

Sementara, sejak pecahnya Yugoslavia, Serbia tetap menjadi inkubator bagi pemain kelas atas. Namun, kondisi ini belum tercermin pada tim nasional mereka.

Kuda Hitam

Kosta Rika sempat mengejutkan pada Piala Dunia empat tahun lalu. Ketika itu Kosta Rika bisa mencapai perempat final sebelum dihentikan ke Belanda. Satu hal yang pasti, di Rusia nanti, kiper Kosta Rika Keylor Navas harus berada pada performa terbaiknya.

PREDIKSI

Pertanyaan yang muncul dari Grup E adalah siapa yang mendampingi Brasil lolos ke babak 16 besar? Swiss dan Serbia harus bersaing untuk mendapatkan posisi ini. Melihat kondisi dan materi tim yang dimiliki, Swiss memiliki peluang sedikit lebih bagus ketimbang Serbia.