BolaSkor.com - Dua hari terakhir menjadi hari yang begitu melelahkan bagi sepak bola Spanyol. Menjelang Piala Dunia 2018, di kala timnas Spanyol seharusnya hanya fokus berlatih agar bisa tampil optimal, mereka justru diganggu dengan isu pergantian pelatih.

Julen Lopetegui, yang sudah melatih Spanyol selama dua tahun, dipecat RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) karena Real Madrid mengumumkan Lopetegui sebagai pelatih anyar per musim 2018/19. Meski dia baru akan melatih Madrid pasca Piala Dunia 2018, timing pengumuman Madrid dianggap RFEF tidak tepat.

RFEF pun menunjuk legenda Madrid yang belakangan menjadi Direktur Sepak Bola Spanyol, Fernando Hierro, sebagai pelatih kepala La Furia Roja. Hierro pun realistis berkata dalam konferensi pers pertamanya, bahwa dia tak akan banyak melakukan perubahan dalam waktu yang singkat, karena tim sudah lebih memahami filosofi Lopetegui yang sudah dua tahun melatih Spanyol.

"Tantangan ini (melatih Spanyol) seru dan bagus. Situasinya memang demikian dan mulai saat ini, saya menerima tanggung jawab dengan berani, tidak ada jalan lainnya. Kami punya skuat yang sudah bekerja bersama dalam dua tahun terakhir untuk Piala Dunia, dan saya sebelumnya jadi Direktur Sepak Bola, jadi saya paham motivasi yang besar (dari tim)," tutur Hierro di Marca, Jumat (15/6).

"Kami tak bisa mengubah dua tahun kerja keras dalam beberapa hari ke depan. Kami tak bisa mengubah apapun dalam kurun waktu dua hari (sebelum melawan Portugal). Kuncinya adalah sedikit mungkin melakukan perubahan."

Luis Rubiales, Presiden RFEF, juga meyakini Hierro sosok yang tepat untuk melatih Spanyol karena wawasan yang dimilikinya, setelah menjadi Direktur Sepak Bola Spanyol beberapa tahun belakangan.

"Saya berterima kasih kepada Fernando Hierro karena menerima tantangan yang sangat besar ini dan kami menyerahkan timnas di tangannya. Kami selalu berkata kami ingin sedikit mungkin melakukan perubahan. Jadi, penggantinya (Lopetegui) harus seseorang yang mengenal pemain," tambah Rubiales.

Rubiales juga bersikap tegas dengan keputusan yang sudah dibuatnya. Meski dia tahu kans Spanyol menjadi juara berkurang karena pergantian pelatih tersebut, Rubiales menegaskan bahwasanya nilai-nilai moril lebih penting, ketimbang semata dari sisi teknis. Rubiales sudah kadung kecewa dengan timing pengumuman yang dibuat Madrid, terlebih, sikap Lopetegui yang menerima tawaran dari Madrid di saat ia masih melatih timnas Spanyol.

"Kami tak bisa membiarkan pegawai manapun mendikte hal-hal yang seharusnya terjadi di federasi. Saya sangat mengagumi Lopetegui dan dia profesional hebat, tapi dalam kasus tersebut, sikapnya tidak memberikan saya banyak opsi," imbuh Rubiales.

"Saya sangat sedih karena saya percaya kepada Lopetegui sejak dia tiba melatih, tapi saya yakin jika saya sepenuhnya diberi dukungan (atas keputusannya memecat Lopetegui). Ada hal-hal yang lebih penting dari sekedar sisi teknis olahraga, seperti nilai-nilai dan bagaimana berbagai hal seharusnya terjadi," urainya.