BolaSkor.com - Timnas Argentina menyusul Belanda dengan meraih keberhasilan mendapatkan tiket perempat final Piala Dunia 2022. Apabila Belanda menang 3-1 atas Amerika Serikat, Argentina mengalahkan Australia dengan skor 2-1. Argentina pun akan bentrok dengan Belanda di perempat final.

Argentina sudah mengambilalih tempo laga sejak awal saat melawan Australia di Ahmad bin Ali Stadium, Minggu (04/12) dini hari WIB. Australia bertahan baik sampai gol Lionel Messi datang di menit 35 saat ia melakukan penetrasi di kiri kotak penalti Australia.

Julian Alvarez menambah keunggulan Argentina di menit 57 saat Mat Ryan melakukan blunder dan Alvarez mengonversinya jadi gol. Australia membalas di menit 77 melalui gol bunuh diri Enzo Fernandez, ia mendefleksikan bola dari tendangan spekulasi Craig Goodwin.

Pada akhirnya Argentina mengamankan kemenangan 2-1 dengan dominasi mutlak 61 persen penguasaan bola, 14 tendangan dan lima tepat sasaran, sementara Australia hanya punya lima tendangan dan satu tepat sasaran dari 39 persen penguasaan bola.

Baca Juga:

Bintang Laga Belanda Vs Amerika Serikat: Denzel Dumfries Samai Legenda Oranye

Bintang Laga Argentina Vs Australia: Lionel Messi, Cetak Gol ke 789 dari 1000 Pertandingan

Argentina 2-1 Australia: Gol Spesial di Laga ke 1000 Lionel Messi

Kendati menang dengan keunggulan mutlak, pelatih Argentina Lionel Scaloni menilai laga tadi sulit untuk timnya khususnya kala kedudukan masih sama kuat tanpa gol, tetapi berkat gol Lionel Messi permainan Argentina membaik.

"Itu adalah pertandingan yang sulit, mereka memberikan tekanan yang membuat kami kesulitan. Itu merugikan kami, di atas segalanya, di babak pertama. Di babak pertama kami memperbaiki diri dan saya pikir tim tidak pantas menderita dalam beberapa menit terakhir, kami harus memperlebar jarak," papar Scaloni selepas laga berakhir.

"Leo (Messi) membuka permainan dan kemudian kami berkembang. Bagus bahwa semua orang memahami bahwa kesulitannya maksimal. Hari ini kami menemukan diri kami dengan lawan yang sangat sulit."

Scaloni juga senang dengan kesatuan yang kuat antara pemain Argentina dan juga fans yang larut dalam suka cita atas kemenangan tersebut. Scaloni melihat para pemainnya siap secara mental mengatasi tekanan sebagai tim kandidat juara.

"Saat pertandingan berakhir dan saya melihat perayaan bersama orang-orang, itu adalah suntikan yang unik. Saya ingin semua orang bisa melihat dan merasakan apa yang dialami pemain saat itu," tambah Scaloni.

"Para pemain ini merasa teridentifikasi dengan suporter, dan suporter dengan tim (bersatu). Pemain-pemain ini dibuat untuk bersaing di level tertinggi, mereka dilahirkan untuk memainkan pertandingan seperti ini."

"Saya pikir tekanan tidak ada dalam sepak bola. Mereka (para pemain) memahami pesannya, mereka tahu cara bermain sepak bola dan mereka memiliki banyak hal."

Argentina akan melawan Belanda pada Sabtu (10/04) pukul 02.00 dini hari WIB. Scaloni, sebagai pelatih termuda Piala Dunia 2022, akan melawan Louis van Gaal yang notabene pelatih tertua turnamen.

"Merupakan kebanggaan untuk menghadapi pelatih seperti Van Gaal. Yang berikutnya akan menjadi pertandingan yang sangat bagus, dengan dua tim bersejarah," pungkas Scaloni.