BolaSkor.com - Gelandang timnas Jerman Ilkay Gundogan melihat adanya berkah dari kesuksesan Chelsea memenangi Liga Champions. Menurutnya hal tersebut dapat memberikan keuntungan untuk Jerman di Piala Eropa 2020.

Beberapa pemain Jerman memang berpatisipasi di final Liga Champions antara Chelsea kontra Manchester City di Estadio do Dragao beberapa waktu lalu. Chelsea menang 1-0 dari gol tunggal Kai Havertz.

Havertz, Timo Werner, Antonio Rudiger, dan Ilkay Gundogan merupakan pemain-pemain dari Jerman yang dipanggil Joachim Low ke dalam skuad tim. Gundogan melihat keberhasilan Chelsea itu bisa jadi penambah motivasi untuk Havertz, Werner, dan Rudiger.

Baca Juga:

9 Aturan yang Tak Banyak Diketahui di Piala Eropa 2020

Prediksi Pemenang Piala Eropa 2020 Versi Komputer Super

5 Kuda Hitam Paling Menjanjikan di Piala Eropa 2020

Chelsea juara Liga Champions

"Kemenangan Liga Champions memberi pemain dorongan, memberi mereka kepercayaan diri," ucap Gundogan sebagaimana dikutip dari Goal.

"Terutama Kai, yang mencetak gol kemenangan, akan mendapat dorongan besar, yang dapat kami gunakan untuk membantu kami sebagai tim. Saya senang untuk mereka, mereka pantas mendapatkannya."

Jerman Vs Prancis

Jerman, juara Piala Dunia 2014, sudah langsung memainkan laga besar di laga pembuka grup melawan Prancis di Allianz Arena, Rabu (16/06) pukul 02.00 dini hari WIB. Prancis merupakan finalis Piala Eropa 2016 dan juara Piala Dunia 2018.

Gundogan menilai Jerman harus bermain agresif di pertandingan tersebut untuk meladeni permainan Prancis arahan Didier Deschamps. Pasalnya, Prancis memiliki serangan balik yang berbahaya dan tidak bisa dibiarkan memanfaatkan momen itu dari penguasaan bola Jerman.

"Kami tahu kami bermain melawan tim dengan banyak pesepak bola berbakat. Bisa jadi kami harus mengorbankan sebagian besar penguasaan bola. Kami tahu bahwa kami bisa bekerja secara agresif tanpa menguasai bola," imbuh Gundogan.

"Dengan dua gelandang bertahan dalam formasi 3-4-3, sangat penting untuk menggunakan bek tengah dengan cara yang tepat. bahwa mereka dapat membantu kami maju (bermain ofensif) juga."

"Senang mengetahui bahwa ada dua pemain di belakang kami yang dapat melindungi ruang. Ini membuat semakin penting bahwa para pemain di belakang mendukung kami. Kami dapat mengandalkan itu. Ini bisa menjadi kunci bagi kami untuk memenangkan kembali penguasaan bola. banyak dan membuat Prancis mengejar kami."

Selain Jerman dan Prancis di grup F Piala Eropa 2020 juga ada Hungaria dan juga Portugal, juara bertahan Piala Eropa 2016.

Simak rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini.