BolaSkor.com - UEFA, selaku Federasi Sepak Bola Eropa, mengumumkan penundaan Piala Eropa 2020 karena virus corona yang semakin mewabah di Eropa. UEFA sebagai gantinya meminta dana kompensasi dari klub-klub Eropa.

Piala Eropa sedianya berlangsung pada 12 Juni dan berakhir pada 12 Juli 2020. Akan tapi karena penundaan kompetisi Eropa dan juga kompetisi liga-liga Eropa, ada kans Piala Eropa 2020 ditunda hingga tahun mendatang.

Prioritas UEFA dan juga negara-negara anggota adalah menyelesaikan persaingan di kompetisi liga, begitu juga bagi mereka yang masih terlibat di kompetisi Eropa: Liga Champions dan Liga Europa. Meski ditunda dan telat musim 2019-20 akan coba diselesaikan.

Kendati demikian menurut The Athletic, UEFA juga akan meminta dana kompensasi sebesar 275 juta euro atau Rp5 triliun dari klub-klub Eropa sebagai ganti ditundanya Piala Eropa 2020. UEFA masih terus merundingkan solusi terbaik di tengah wabah virus corona dengan para anggota.

Baca Juga:

Jurgen Klopp Latih Liverpool Lewat WhatsApp

Valencia Konfirmasi 35 Persen Anggota Tim Terjangkit Virus Corona

Gandeng Lima Pelatih Top, FIFA Rilis Taktik Menangkal Penyebaran Virus Corona

Trofi Piala Eropa

Diundurnya Piala Eropa 2020 menjadi nilai positif agar musim 2019-20 dapat sepenuhnya rampung. CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA), Gordon Taylor, juga mendukung wacana tersebut.

"Jika Piala Eropa ditunda itu memberikan fleksibilitas. Tentunya tujuannya adalah untuk menyelesaikan musim jika tidak maka itu tidak adil bagi klub-klub yang dekat dengan promosi dan kualifikasi untuk Eropa, belum lagi memenangkan Liga Primer," tutur Taylor.

"Prioritas pertama kami adalah kesehatan para pemain dan keluarga mereka, tetapi begitu sepak bola kembali maka musim harus selesai bahkan jika itu berarti menunda awal musim depan. Akan ada beberapa masalah kontrak jika kontrak pemain berakhir pada 31 Juni, tetapi kita bisa mendiskusikan itu bersama-sama dengan klub. "

Lars Christer Olsson, CEO Liga-liga Eropa, juga setuju apabila menyelesaikan kompetisi musim 2019-20 menjadi prioritas saat ini.

"Semuanya tergantung pada arah Piala Eropa, masalah kalender harus disetujui terlebih dahulu," tambah Olsson. "Konsekuensi (menunda Piala Eropa) dapat berarti bahwa meluangkan waktu untuk kompetisi klub - kita harus fleksibel."

“Prioritas kami adalah yang terhubung dengan kompetisi domestik. Pendapat kami adalah prioritasnya adalah menyelesaikan musim saat ini jika tidak, Anda tidak tahu siapa yang akan bermain di kompetisi klub Eropa musim depan."

“Penting bahwa kompetisi domestik diberi kesempatan untuk menyelesaikan," lanjut Olsson.

“Beberapa negara mengatakan jika Anda menghentikan kompetisi di tengah Anda tidak dapat memiliki pemenang dan degradasi dan promosi. Mungkin ada konsekuensi finansial jika Anda melakukan itu karena jumlah pertandingan sangat penting dalam kontrak media. Tetapi jika itu terjadi, semua orang harus memberikan kontribusi mereka pada situasi termasuk pemegang hak," urai dia.