BolaSkor.com - Sejumlah peman bintang berkontribusi besar dalam kesuksesan Inggris lolos ke semifinal Piala Eropa 2020. Salah satu yang paling krusial adalah peran Luke Shaw.

Inggris menginjakkan kaki di semifinal dengan meyakinkan. The Three Lions menghancurkan Ukraina dengan skor 4-0 pada laga perempat final di Stadio Olimpico, Minggu (4/7) dini hari WIB.

Harry Kane memang menjadi bintang kemenangan Inggris dengan sumbangan dua golnya. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh Harry Maguire dan Jordan Henderson.

Baca Juga:

Piala Eropa 2020: Lolos ke Semifinal, Inggris Sama Sekali Belum Puas

Kumpulan Fakta Menarik yang Iringi Kemenangan Inggris atas Ukraina

Piala Eropa 2020 - Ukraina 0-4 Inggris: Tiga Singa Tak Terbendung

Luke Shaw

Menariknya, dua dari empat gol tersebut tercipta berkat andil Shaw. Ia merupakan pemberi assist untuk gol kedua Kane dan Maguire.

Kedua assist tersebut dikirim Shaw lewat umpan silang kaki kiri yang akurat, Bedanya, satu tercipta dalam permainan terbuka dan satunya dari situasi bola mati.

Sebelumnya, Shaw juga membukukan satu assist saat Inggris mengalahkan Jerman pada babak 16 besar. Ia mengirim umpan matang kepada Raheem Sterling untuk mencetak gol pertama yang sangat krusial.

Pentingnya peran yang dimainkan Shaw sebenarnya cukup mengejutkan. Apalagi ia mengawali turnamen sebagai pemain cadangan.

Pada laga perdana grup D kontra Kroasia, Southgate secara mengejutkan memainkan Kieran Trippier sebagai bek kiri. Padahal pemain Atletico Madrid tersebut merupakan seorang bek kanan.

Hal ini seolah menunjukkan ketidakpercayaan Southgate kepada stok bek kirinya. Padahal ia memiliki Shaw dan Ben Chilwell yang tampil menonjol bersama klub masing-masing.

Inggris memang mampu mengalahkan Kroasia dalam pertandingan tersebut. Namun permainan mereka belum meyakinkan.

Southgate kemudian melakukan sejumlah perubahan saat jumpa Skotlandia pada laga kedua. Salah satunya yaitu memainkan Shaw sejak menit pertama.

Inggris memang hanya mampu bermain imbang tanpa gol kontra Skotlandia. Namun skema serangan mereka terlihat lebih hidup.

Permainan Inggris kian maksimal saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 1-0 pada laga ketiga. Southgate tetap mempertahankan Shaw sebagai bek kiri utamanya.

Sisi kiri Inggris menjadi semakin hidup setelah kombinasi Shaw dan Sterling kian padu. Nama kedua akhirnya mencetak satu-satunya gol di pertandingan ini.

Inggris secara keseluruhan sudah mencetak delapan gol di Piala Eropa 2020. Dalam prosesnya, tujuh gol yang tercipta berawal dari sisi kiri.

Hanya gol kontra Kroasia pada laga perdana yang diciptakan lewat skema dari lini tengah. Saat itu manuver Kalvin Phillips mampu diselesaikan oleh Sterling.

Ingat, pada laga perdana Shaw hanya duduk di bangku cadangan. Gol yang dicetak Inggris mungkin akan lebih banyak andai pemain Manchester United itu tampil kontra Kroasia.

Penampilan mengesankan Shaw di Piala Eropa 2020 mendapat pengakuan langsung dari Southgate. Sang pelatih tak ragu memberikan pujian.

"Saya merasa penampilannya benar-benar meningkat di setiap pertandingan meski sudah lama dia tidak bersama kami. Maret adalah pertandingan pertamanya bersama kami selama beberapa tahun terakhir," kata Southgate.

Shaw memang sempat terlempar dari skuat Inggris. Itu setelah badai cedera yang kerap menerpanya dalam beberapa musim terakhir.

Namun Shaw secara perlahan bangkit. Perannya sebagai bek kiri andalan Setan Merah hampir tak tergantikan sepanjang musim 2020-2021.

"Dia merasa nyaman di lingkungan sekarang dan tahu bagaimana kami ingin bermain. Dia tahu dia cocok dengan itu dan pengirimannya bagus," tambahnya.

Southgate tentu berharap Shaw mampu mempertahankan performanya hingga turnamen berakhir. Jika hal itu terjadi, meraih gelar juara bukan hal mustahil dilakukan Inggris.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini