BolaSkor.com - Aksi geser botol sponsor pada sesi jumpa pers sedang menjadi tren di Piala Eropa 2020. UEFA selaku pihak penyelenggara akhirnya merespon perilaku yang merugikan sponsor ini.

Aksi geser botol dimulai oleh Cristiano Ronaldo. Ia memindahkan dua botol Coca-Cola di hadapannya pada sesi jumpa pers usai laga Portugal kontra Hungaria.

Tak hanya memindahkan botol Coca-Cola, Ronaldo juga seolah mengajak masyarakat untuk meminum air putih. Hal ini tentu berkaitan dengan gaya hidup sehat yang diterapkannya.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Piala Eropa Hari Ini: Inggris Vs Skotlandia di RCTI

Mengharukan, Belgia dan Denmark Bersatu demi Christian Eriksen

Prediksi Inggris Vs Skotlandia: Gengsi Britania Raya

Aksi Paul Pogba dan Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol sponsor Piala Eropa 2020.

Aksi Ronaldo kemudian diikuti Paul Pogba usai Prancis mengalahkan Jerman beberapa jam kemudian. Bukan Coca-Cola, ia justru menggeser botol minuman beralkohol merek Heineken yang juga menjadi sponsor Piala Eropa 2020.

Aksi Pogba tersebut tentu berkaitan dengan latar belakangnya sebagai seorang muslim. Namun hal ini pasti tidak disukai Heineken yang bermitra dengan UEFA.

Polemik berlanjut setelah Manuel Locatelli, Andriy Yarmolenko, dan Romelu Lukaku ikut bereaksi. Mereka sempat memegang botol Coca-Cola meski tak mengikuti jejak Ronaldo dan Pogba.

Yarmolenko bahkan justru mendekatkan botol Coca-Cola dan Heineken ke arahnya. Ia secara bercanda berharap dikontrak sebagai bintang iklan kedua produk tersebut.

"Dapatkah saya melakukan sesuatu? Saya telah melihat Ronaldo menyingkirkan botol Coca-Cola baru-baru ini," kata Yarmolenko pada sesi jumpa pers usai laga Ukraina vs Makedonia Utara, Kamis (17/6).

"Saya akan menaruh Coca-Cola di sini dan menempatkan Heineken di depannya! Kawan, hubungi saya!"

Hal serupa juga dilakukan Lukaku. Ia berharap kedua perusahaan minuman tersebut menghubungi agennya untuk membahas kontrak terkait iklan.

Harry Kane juga turut menanggapi tren ini. Namun penyerang Timnas Inggris itu memiliki pandangan yang sedikit berbeda.

"Dari sudut pandang saya, sponsor berhak mendapatkan apa yang mereka inginkan jika mereka telah membayar uang untuk itu," kata Kane.

Respons UEFA

Tak mau isu ini terus menjadi bola liar, UEFA akhirnya angkat suara. Konfederasi sepak bola Eropa itu secara tak langsung menyesalkan aksi Ronaldo dan Pogba meski tak bisa menyalahkannya.

"UEFA telah mengingatkan kepada semua tim yang berpartisipasi kalau kemitraan merupakan hal penting terhadap pelaksanaan turnamen dan memastikan pengembangan sepak bola di seantero Eropa, termasuk ke sepak bola usia muda dan wanita," bunyi pernyataan resmi UEFA.

Sikap yang ditunjukkan Ronaldo dan Pogba memang bisa dianggap sebagai sebuah pelanggaran disiplin. Namun UEFA memastikan tidak akan memberi hukuman kepada kedua pemain tersebut.

Meski begitu, UEFA tidak akan memberikan hukuman kepada Ronaldo dan Pogba.

"UEFA tak akan mendenda pemain langsung tapi kami akan mengingatkan asosiasi nasional pemain dan mereka yang bakal menentukan apakah akan menjatuhkan denda," kata Direktur turnamen UEFA, Martin Kallen.

"Kami tak akan mengejar para pemain. Kami punya regulasi yang ditandatangani oleh federasi-federasi yang berpartisipasi."

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini